SIAK, datariau.com - Akademi Komunitas Negeri (AKN) Siak memberikan pendidikan dasar kedisiplinan kepada mahasiswa baru tahun ajaran 2018-19, yang dilaksanakan di Kampus AKN Siak, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak.
"Setiap tahun kita ada pendidikan dasar kedisiplinan (Diksarlin) untuk melatih kedisiplinan pada saat menjalani kuliah nanti," kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Suharto dalam penyampaiannya itu, Kamis (13/9/2018) pagi.
Ia mengatakan, bahwa dalam pendidikan dasar kedisiplinan (Diksarlin) ini, mahasiswa baru akan dilatih berbagai dasar kedisiplinan oleh tentara (TNI) dan instruktur yang berpengalaman.
Sementara itu, menurut Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menjelaskan, bahwa dalam dunia industri dan sebuah negara maju itu terbentuk melalui kedisiplinan yang tinggi.
"Pendidikan adalah investasi masa depan," kata Syamsuar dihadapan seluruh mahasiswa yang hadir saat itu.
Syamsuar menungkapkan, bahwa saat ini pendidikan dipandang sebagai suatu investasi masa depan yang sangat penting bagi setiap manusia. Pendidikan bukan saja sebuah investasi yang bernilai ekonomi saja, akan tetapi sebagai suatu investasi untuk mendapatkan derajat yang lebih tinggi.
"Dulu, saya juga pernah mengikuti Diksarlin ini, kurang lebih 1 bulan lamanya, ditambah dengan pelatihan militer, semasa kuliah di APDN Pekanbaru," tuturnya.

Dalam kesehariannya, Bupati Siak dua periode itu dikenal memiliki disiplin dan etos kerja yang tinggi. Buah dari disiplin inilah dalam kurun waktu 6 tahun terakhir maka dapat di laporan keuangan Kabupaten Siak dalam memperoleh Opini WTP (wajar tanpa pengecualian) dari BPK RI.
Dilain pihak perwakilan mahasiswa dari Politeknik Negeri Sriwijaya, Supardjo mengaku bangga dan memberikan apresiasi karena bisa membangun gedung AKN Siak yang representatif.
Ia mengatakan, setiap mahasiswa baru sebelum melaksanakan proses belajar, maka harus mendapatkan pelatihan dasar kedisiplinan. Hal ini sesuai dengan Motto Politeknik Negeri Sriwijaya yaitu 3T, tepat waktu, tepat aturan dan tepat ukuran.
"AKN Siak ini adalah rintisan dari Politeknik Negeri Sriwijaya, oleh karena itu anak-anak harus bisa menerapkan motto 3T tersebut," harapannya.
Sedangkan, mahasiswa baru pada tahun ajaran 2018-2019 yang mengikuti kegiatan Diksarlin ini terdiri dari Jurusan Teknik Mesin yang berjumlah 44 orang, untuk Teknik Kimia itu berjumlah 42 orang.
Sementara untuk materi Diksarlin ini meliputi fisik, mental dan disiplin dan pengenalan dunia usaha dan dunia industri, pengenalan peraturan akademik, pengenalan sistem perguruan tinggi, pembentukan karakter, pengenalan program studi, kewirausahaan, kegiatan softskill berorientasi vokasi, dan pengenalan organisasi mahasiswa.