Patut Dicontoh, Walikota Padang Mampu Tertibkan 6000 PKL Tanpa Ada Gejolak dan Sakit Hati

datariau.com
2.361 view
Patut Dicontoh, Walikota Padang Mampu Tertibkan 6000 PKL Tanpa Ada Gejolak dan Sakit Hati
Walikota Padang H Mahyeldi Ansharullah SP.

PADANG, datariau.com - Relokasi atau pemindahan pedagang dari satu tempat ke tempat lainnya kerap kali diwarnai gejolak dan bentrokan. Di beberapa tempat, terkadang Kepala Daerah menggunakan kekerasan bahkan bahasa yang kotor ketika hendak merelokasi pedagang.

Namun, hal seperti ini tidak berlaku di kota Padang Sumatera Barat. Di kota ini, para pedagang justru sukarela untuk pindah ke tempat berdagang yang baru.

Bagaimana model pendekatan yang dilakukannya? Dengan bersahaja, Walikota Padang H Mahyeldi Ansharullah SP membeberkan kisah di balik relokasi yang berlangsung pasca-gempa bumi di Padang, 2009 lalu.

“Saya ajak para pedagang untuk bicara apa keinginan dan yang menjadi tujuan. Saya juga sampaikan rencana saya untuk lokasi relokasi,” kata Mahyeldi di rumah dinas walikota, Rabu (22/2/2017) lalu, seperti dikutip dari Republika Online.

Ia melanjutkan, setelah mengetahui apa yang mereka kehendaki dan tanggapan atas rencana pemerintah kota, pedagang langsung memberikan respons positif. “Kami langsung membangun Pasa Raya empat lantai dan sekarang menampung 6.000 orang pedagang,” katanya.

Menurut dia, para pedagang memang butuh bukti bukan janji. Ia juga memberikan jaminan tidak ada kepentingan pemerintah kota selain hanya ingin menata pedagang.

Setelah gempa bumi 2009 lalu, pedagang kehilangan tempat berjualan. Karena pasar maupun ruko hancur. Akhirnya mereka berjualan di tepi jalan dan menjadi masalah baik dari kemacetan maupun keindahan.

“Alhamdulillah waktu kita berembug di lokasi Pasar Raya sembari makan bersama. Ketika peresmian pun kita akhiri dengan makan bersama,” ucap dia.

Dia mengakui memindahkan 6.000 pedagang bukanlah pekerjaan mudah. Namun dia mengakui yang penting dalam melaksanakan pekerjaan itu dilandasi dengan niat baik.

“Jangan sampai kita membohongi rakyat atau pedagang. Kalau itu yang kita lakukan maka program apa pun yang akan dilaksanakan selalu dicurigai oleh rakyat. Kita ajak pedagang dalam proses pembangunan pasar raya, sehingga mereka pun tahu dan ikut mendukung,” pungkasnya.

Editor
: Adi
Sumber
: Fokusislam.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)