Terkait Temuan Proyek Sumur Bor Rp23 Juta di Bakti Makmur

Kabag Pemdes Rohil Berterimakasih Kepada Media Online Data Riau

datariau.com
2.563 view
Kabag Pemdes Rohil Berterimakasih Kepada Media Online Data Riau
Dok.
Plang proyek sumur bor yang tergantung di pohon sawit.

BAGANBATU, datariau.com - Kepala Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Kabupaten Rokan Hilir H Jasrianto SSos memerintahkan pendamping desa turun ke lapangan untuk melakukan kroscek adanya dugaan penyalahgunaan dana pembuat Sumur Bor anggaran Dana Desa (DD) di Rencana Anggaran Biaya (RAB) Kepenghuluan Bakti Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Rohil tahun anggaran 2017 sebesar Rp23,909,500.

"Udah saya tanyakan sama anggota dan anggota saya pangil. Jadi aku tanya sama anggota dan udah perintahkan penamping turun ke lapangan untuk mengecek kebenaran berita itu. Dan hasilnya nanti saya terima berita itu hari Senin nanti," kata H Jasrianto ketika dihubungi Datariau.com, Rabu  (20/9/2017) melalui selulernya.

Lanjut Jasrianto, pihaknya tidak memiliki dana untuk monitoring sehingga sulit untuk turun ke lapangan, dia pun saat ini tengah cuti. "Saat ini saya masih setatus cuti, kerena saya baru pulang haji, mau masuk kerja masih capek, mungkin Senin dah masuk kerja. Makanya belum bisa berkomentar banyak, yang jelas Senin nanti hasilnya setelah pendamping desa turun ke lapangan," katanya.


Tampak papan yang digunakan untuk proyek ini, papan bekas, padahal dalam anggarannya papan baru. (foto: samsul/datariau.com)


Menurut Jasrianto, atas adanya sebuah pemberitaan temuan tim media online Riau yakni datariau.com, terkait adanya dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) di Kepenghuluan Bakti Makmur, ia menyampaikan ungkapan terima kasih atas partisipasi wartawan media online datariau.com dalam memantau pembangunan di daerah itu.

"Makasih banyak atas informasinya melalui media online Datariau.com, dari hasil pemberitaan udah saya perintahkan anggota coba cek di lapangan dan foto-fotonya. Jika hasilnya buruk, nanti saya perintahkan tim khsus turun ke desa tersebut," tegasnya.

Perbedaan harga kwitansi di toko bangunan dengan harga dalam anggaran. (foto: samsul/datariau.com)


Dalam hal ini, dia berharap desa itu nanti menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi. "Dimana salahnya, jika benar sampaikan, jika salah dimana salahnya. Agar bisa kita benahi dan jangan sampai terulang seperti ini lagi kedepan dan untuk desa-desa lainya yang ada di Kabupaten Rokan Hilir ini," pesanya.

Penulis
: Samsul
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)