Jembatan Saka Ambruk, BPBD Inhil Tetapkan Status Siaga Darurat

datariau.com
1.973 view
Jembatan Saka Ambruk, BPBD Inhil Tetapkan Status Siaga Darurat
Izon
Kepala Badan Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil Yuspik.

TEMBILAHAN, datariau.com - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menetapkan siaga darurat ambruknya Jembatan Saka Jalan di Desa Bente Kecamatan Mandah.

Menurut Kepala Badan Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil Yuspik penetapan status siaga darurat itu untuk mempercepat dalam penanggulangan bencana. "Kami menetapkan status siaga darurat atas ambruknya Jembatan Saka Jalan di Desa Bente, Kecamatan Mandah ini," ungkap Yuspik, Sabtu (4/3/2017).

Saat ini, pihaknya sudah memulai kegiatan dari pembersihan lokasi, pendataan kerusakan jembatan dan pembangunan jembatan darurat melalui dana APBN yang sudah mendapat persetujuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dihubungi melalui seluler pasca ambruknya jembatan ini.

Ditambahkan Kepala Bappeda Inhil Tengku Jauhari, bahwa pembangunan jembatan Saka sudah menjadi prioritas dan telah ditetapkan melalui SK Gubernur pada akhir bulan Februari 2017 melalui dana Bankeu Provinsi Riau.

"Jembatan permanen akan dibangun pada tahun ini juga melalui anggaran Bankeu Provinsi Riau sebesar 4,3 miliar rupiah yang sudah ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Riau Nomor KPTS 233/II/2017 tanggal 28 Februari 2017," ujar Tengku Jauhari.

Ditambahkannya, instruksi tegas dari Bupati Inhil HM Wardan melalui pesan WhatsApp-nya kepada instansi terkait agar dilakukan langkah secepatnya bagi penanganan pembersihan dan pembangunan darurat menjelang bangunan permanen dapat dilaksanakan agar aktifitas dan mobilisasi transportasi masyarakat tidak terganggu.

Untuk itu sejak pasca-ambruknya jembatan ini, warga serta instansi terkait sudah bersama-sama melakukan aktivitas membersihkan lokasi dari puing-puing bekas runtuhan serta membuat perhitungan biaya jembatan darurat agar bisa dibangun pada bulan ini juga.

"Dengan bergeraknya semua pihak pasca kejadian sesuai instruksi Bupati Inhil, semoga dapat secepatnya memperlancar aktivitas masyarakat dan lancarnya transportasi jalur air termasuk bagi kapal pompong dan speedboat yang melintas di lokasi ini," pungkas Yuspik.

Penulis
: Izon
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)