Dinas PU Inhu Kembali Cuci Parit Sekunder

datariau.com
2.145 view
Dinas PU Inhu Kembali Cuci Parit Sekunder
doc.
Plt Kepala Dinas PU Inhu Yelfidar MT.

RENGAT, datariau.com - Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Indragiri Hulu kembali melakukan rehabilitasi saluran sekunder cuci parit, namun kabarnya dilakukan di lokasi yang sama dengan pekerjaan tahun lalu.

"Kita sebagai masyarakat heran dan kecewa sekali, pasalnya rehabilitasi saluran sekunder di Desa Pasir Bongkal Dusun Paya Luas Kecamatan Sei Lala tahun 2016 kemarin baru saja selesai direhabilitasi saluran sekunder lebih kurang sepanjang 4 kilometer, yang dikelola oleh bidang SDA PU Inhu," ujar salah seorang masyarakat Jumadi, Rabu (12/7/2017).

Kini, lanjutnya, di lokasi yang sama kembali dikerjakan rehabilitasi saluran sekunder dengan panjang lebih kurang hampir sama. "Yang kita herankan apakah pihak Dinas PU tidak tahu kalau tahun kemarin parit itu sudah dikerjakan atau tidak ada lagi lokasi, kalau dikatakan tidak ada lokasi rehabilitasi saluran sekunder itu tidak masuk akal," kata Jumadi.

Dengan terlaksananya rehabilitasi saluran sekunder di Desa Pasir Bongkar Dusun Paya Luas ini tidak ada azas manfaatnya untuk masyarakat dan dinilai pemborosan anggaran.

"Masa iya baru kemarin dikerjakan, kini dikerjakan kembali," ujarnya.

Selain itu, kata Jumadi, di lokasi proyek rehabilitasi saluran sekunder Desa Pasir Bongkar Dusun Paya Luas tidak miliki plang proyek. "Kegiatan rehabilitas saluran sekunder Dusun Paya Luas hingga selesai dikerjakan tidak ada dipasang plang proyek," terangnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PU Inhu Yelfidar MT saat dikonfirmasi mengatakan, mengenai tahun kemarin parit di Desa Pasir Bongkal Dusun Paya Luas sudah dikerjakan pencucian parit dirinya tidak tahu. "Karena di tahun lalu saya belum menjabat sebagai Sekretaris ataupun Plt Kepala Dinas PU. Tapi nanti akan saya tanyakan kepada Kabid-nya yang lebih paham," ujarnya.

Ditanya proyek itu tidak layak di-PHO ataupun dicairkan dananya, karena tidak memiliki legalitas, Yelfidarmengaku perlu untuk menelaahnya lagi. "Kalau soal itu saya tidak bisa menjawab, nantilah saya tanyakan kepada Kabid-nya," pungkas Yelfidar.

Penulis
: Heri
Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
Tag:proyek
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)