Alfamart dan Indomaret Ingin Masuk Rohul, DPRD Minta Kajian Matang

datariau.com
2.101 view
Alfamart dan Indomaret Ingin Masuk Rohul, DPRD Minta Kajian Matang
Illustrasi

PASIRPANGARAIAN, datariau.com - Rencana perusahaan retail modern Alfamart akan membuka 25 gerai di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menuai pro kontra di kalangan warga.

Menyikapi pro kontra soal rencana Pemkab Rohul beri izin operasional kepada 25 gerai Alfamart atau Indomaret disikapi oleh Politikus di DPRD Rohul.

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) juga Anggota Komisi I DPRD Rohul M Syahril Topan juga angkat bicara. Ia meminta instansi terkait melakukan kajian sebelum memberi izin operasional untuk pendirian 25 gerai Alfamart atau Indomaret.

Topan sarankan Pemkab Rohul, melalui instansi terkait mengkaji ulang dan melakukan kajian mendalam melibatkan pihak akademisi, apakah keberadaan Alfamart atau Indomaret tidak akan mematikan usaha kecil nantinya.

Menurutnya, sebelum gerai Alfamart atau Indomaret, perlu diperhatikan kepadatan penduduk, perkembangan pemukiman baru, aksebilitas wilayah (arus lalu lintas), lokasi parkiran, ketersediaan infrastruktur, serta nasib pasar tradisional dan warung atau toko kecil.

"Nanti akan bisa dilihat, apakah Alfamart atau Indomaret ini sudah sesuai atau belum. Itu perlu dikaji ulang dan mendalam," saran Topan ke Pemkab Rohul, Ahad (11/9/2016).

Ketua DPD PAN Kabupaten Rohul yang akan dilantik dalam waktu dekat ini mengapresiasi langkah beberapa Pemda di Indonesia yang berani menutup paksa ratusan minimarket tak berizin dan melanggar Peraturan Daerah atau Perda.

"Kita ingin melihat, apakah Pemkab Rokan Hulu bisa setegas Pemda lain? Kita yakin banyak pelanggaran yang terjadi, bisa itu mengenai izin atau lokasi," ujar Topan.

Namun demikian, tambah Topan, tidak serta merta bisa menghambat masuknya perusahaan retail modern seperti Alfamart atau Indomaret, apalagi sampai dihalang-halangi. Karena ada sisi positif adanya perusahaan retail di setiap daerah.

"Terpenting pemerintah daerah harus selektif dan melihat sisi baik buruknya, dan mengkaji ulang agar tidak merugikan masyarakat di belakang hari nanti," tandas Topan.

Editor
: Ummu SH
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)