Alasan Tidak Ada Uang, Pemko Pekanbaru Belum Bayar Gaji 13

datariau.com
1.801 view
Alasan Tidak Ada Uang, Pemko Pekanbaru Belum Bayar Gaji 13
Illustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Hingga saat ini, PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Pekanbaru masih bertanya-tanya tentang kepan akan dibayarkan gaji 13 mereka.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Pekanbaru, M Noer mengaku bahwa pihaknya belum bisa memastikan gaji 13 ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru kapan bisa dibayarkan. Mengingat kondisi keuangan Pemko tidak memungkinkan untuk pembayaran.

“Kondisi keuangan kita belum memungkinkan. Kalau ada segera kita cairkan, kalau uang ada kenapa kita tahan, lebih cepat lebih bagus,” tuturnya, Selasa (12/7/2016).

Dijelaskan M Noer, gaji 13 dan 14 merupakan tambahan dari negara yang diperuntukan bagi seluruh ASN yang ada di Indonesia dalam menghadapi lebaran dan anak sekolah. Namun anggarannnya dilimpahkan ke masing-masing Pemerintah Daerah.

"Tetapi mengingat kondisi keuangan, kita memilih yang prioritas. Mengingat gaji 14 itu THR makanya itu yang kita dahulukan,” sebutnya.

Sebelumnya, Pemko sudah bayarkan THR ASN atau yang disebut gaji 14 saat akan lebaran kemarin. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada penyelenggaran negara, dan sudah menerima juknisnya, akhirnya Pemko mengucurkan sebanyak Rp37 Milyar untuk pembayarannya.

Pembayaran sudah dilakukan sejak akhir Juni lalu. Besaran anggaran tersebut akan diserahkan kepada 9.470 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 45 orang anggota DPRD Kota Pekanbaru.

Selain mengalokasi anggaran sebanyak Rp37 milyar tersebut, Pemko juga mengucurkan sebanyak Rp2 Milyar untuk pembayaran THR kepada Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemko Pekanbaru.

Sementara untuk besarannya, tidak seperti yang diterima oleh ASN yang mana menerima sesuai gaji pokok masing-masing tergantung golongan dan masa kerja, melainkan THL yang berjumlah 6 ribu orang tersebut hanya menerima Rp400 ribu.

Penulis
: Rina
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)