Veteran Ini Sebut Pejabat Pemko Pekanbaru Tidak Kenal Pahlawan

910 view
Veteran Ini Sebut Pejabat Pemko Pekanbaru Tidak Kenal Pahlawan
Walikota Pekanbaru Firdaus MT menyalami para veteran di hari pahlawan. (foto: net)
PEKANBARU, datariau.com - Ketua Veteran Kota Pekanbaru Kolonel Purnawirawan Agus Ramadhan menyebutkan, jika jiwa kepahlawan generasi muda saat ini mulai memudar. Bahkan mereka tidak tahu lagi dengan para pejuangnya, meskipun sudah menggunakan pakaian veteran.

"Coba bayangkan, tadi saya ditanya sama seorang pejabat ketika sedang duduk di ruang tunggu Kantor Walikota pada saat mau upacara Hari Pahlawan. Bapak dari mana? sontak saya terkejut dengan pertanyaan itu. Bagaimana mungkin pejabat tidak tahu dengan para pejuang. Pajabat ada yang seperti ini, gimana dengan bawahan serta generasi muda yang lainnya," ungkap Agus dengan nada kecewa, Selasa (10/11/2015).

Agus juga mengaku sangat prihatin dengan kondisi Indonesia khususnya Pekanbaru saat ini. Dimana nilai-nilai perjuangan banyak belum dimengerti sama sekali oleh generasi saat ini bahkan sudah mulai luntur. Contoh kecilnya, apa yang sudah dilakukan anak-anak muda sekarang untuk membangun jiwa patriolismenya.

"Saya melihat di setiap event baik nasional maupun daerah yang diperlombakan itu hanya lagu dangdut dan pop, bukan lagu-lagu perjuangan. Ini yang membuat kami sebagai pejuang sangat miris. Padahal seperti yang diketahui banyak lagu perjuangan yang bagus-bagus dan mempunyai nilai sejarah," paparnya.

Meskipun demikian, pada momentum hari pahlawan yang ke-70 ini Agus tetap berharap agar generasi muda hendaknya mau mengerti dan menjiwai tentang apa yang terkandung pada nilai-nilai pahlawan itu sendiri. Sehingga hari pahlawan ini bukan hanya sekedar upacara pengibaran bendera merah putih dan menabur bunga di makam pahlawan saja.

"Jangan sampai para generasi mendatang tidak mengenal pengorbanan para pejuang. Oleh sebab itu, perlu ditamankan semangat kepahlawanan dari sekarang," harapnya.

Ketika ditanya, apakah ini merupakan dampak dari sistem pendidikan yang salah, Agus mengatakan bahwa semua sudah salah, jika tidak diperbaiki maka generasi yang akan datang tidak ada lagi rasa nasionalismenya. "Kalau tak diperbaiki dari sekarang, saya rasa dan lihat semakin ke sini maka generasi kita ini akan semakin hancur saja," tutupnya. (syi)







JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)