Pemuda Riau Minta Pemerintah Pekanbaru Tutup Tempat Hiburan tak Sesuai Aturan

1.936 view
Pemuda Riau Minta Pemerintah Pekanbaru Tutup Tempat Hiburan tak Sesuai Aturan
Ketua Umum SPR Rendi Perdana.
PEKANBARU, datariau.com - Maraknya kehadiran tempat hiburan yang melanggar Perda, Serikat Pemuda Riau (SPR) meminta Pemko segera membenahi perizinan dan menutup tempat hiburan yang terbukti melanggar aturan yang berlaku.

"Kami dari Serikat Pemuda Riau meminta kepada pemerintah Kota Pekanbaru segera mengambil tindakan tegas terhadap usaha yang tidak sesuai dengan peraturan daerah yang ada, jangan hanya mengeluh, kita minta pemko segera lakukan tindakan konkrit," ungkap Ketua Umum SPR Rendi Perdana, kepada datariau.com, Ahad kemarin.

Dikatakan Rendi, salah satu pelanggaraan yang dilakukan pelaku usaha tersebut antara lain telah menyalahi Perda nomor 2 tahun 2002 tentang ketentuan tempat hiburan. Ia menjelaskan, dalam Perda tersebut menyatakan jarak tempat hiburan dengan tempat ibadah dan pemukiman itu yaitu minimal 1000 meter tidak lagi dihiraukan oleh pelaku usaha dan tetap saja membandel mendirikan tempat hiburan tersebut.

Mahasiswa lulusan UII Yogyakarta ini pun juga menyayangkan jika pemerintah yang tahu tentang adanya usaha hiburan yang melanggar hukum tersebut lebih memilih diam dan tidak bertindak.

"Kalau pemerintah tidak menindaknya kita mencurigai ada main mata antara pemko dengan pemilik tempat usaha hiburan tersebut dan jangan salahkan jika masyarakat yang akan bertindak sendiri untuk meratakannya," ungkap Rendi.

Dikatakan Rendi lagi, penegakan Perda ini membuktikan adanya harapan implementasi bahwa pemerintah juga harus berani dan tak segan-segan menindak pemodal yang tidak taat aturan, jika perlu datangi dan cabut izinnya serta segel tempatnya.

"Coba kita bercermin ke Provinsi DKI Jakarta dan Kota Surabaya. Di Jakarta, Pemda DKI tegas menutup Stadion yang merupakan tempat hiburan terbesar disana, begitu juga di Surabaya, Walikota Surabaya juga tegas menutup Dolly yang merupakan lokalisasi terbesar di Asia tenggara. Nah, untuk itu kita menunggu aksi nyata dari Walikota Pekanbaru untuk menutup tempat hiburan yang banyak menjamur di kota ini, apalagi hal ini berimplikasi mendatangkan jatuhnya moral generasi bangsa," pinta Rendi. (kur)
Tag:Hiburan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)