PEKANBARU, datariau.com - Guna mengantisipasi kemacetan yang terjadi selama ini di persimpangan Jalan Mustika menuju Jalan Hangtuah, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan mulai hari ini, Senin (10/8/2015) menerapkan jalur satu arah (one way).
"Uji coba pemberlakuan sistem jalur satu arah ini sudah dimulai sekitar pukul 06.00 Wib tadi pagi kepada pengguna jalan. Tadi kita dibantu petugas Polretas dan dibantu Dishub Provinsi Riau," ujar Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Lalu Lintas Jalan Dishub Kota Pekanbaru Max Robert.
Robert menjelaskan, untuk pemberlakuan hari pertama one way ini, ada beberapa titik yang sempat terjadi kemacetan, namun dapat teratasi dengan cepat seperti di depan SMAN 1 Pekanbaru dan di depan SMPN 4 Pekanbaru.
"Yang namanya arus lalu lintas di pagi hari sangat padat karena sebagian masyarakat Kota Pekanbaru pergi kerja dan anak-anak yang pergi ke sekolah. Memang tadi ada kemacetan, namun hanya sebentar dan tidak seperti hari biasanya sebelum kita penerapkan one way," sambungnya.
Diterangkan Max Robert, hasil penerapan hari pertama ini nantinya akan dilakukan evaluasi. Bagi sebagian masyarakat yang tidak tahu akan diberi tahu.
"Memang ada juga masyarakat yang komplain diberlakukannya one way ini karena berasalan buru-buru ingin sampai tujuan. Namun hal ini tidak apa-apa karena hari ini pertama uji coba," ungkapnya.
Robert mengatakan, disamping penerapan di lapangan pihaknya juga terus melakukan sosialisasi tentang jalur satu arah ini. Sehingga masyarakat Pekanbaru paham dengan adanya pemberlakukan ini.
"Sosialisasi ini akan kita lakukan selama 1 bulan atau sampai masyarakat paham. Jika dalam 2 minggu masyarakat sudah mengerti betul maka akan kita tinggalkan. Yang jelas setiap paginya akan ada sekitar 52 anggota kita dan dibantu oleh Satlantas serta petugas dari Dishub Provinsi untuk membantu mensosialisasikan penerapan jalur satu arah ini," paparnya.
Robert juga menjelaskan, dari hasil evalusi ini akan ada beberapa rambu-rambu lalu lintas yang akan dipasang dan ada juga dicabut agar pengendara mengetahui peraturan yang baru.
"Sekarang ini masih banyak rambu-rambu lalu lintas yang lama dan masih terpasang. Setelah sosialisasi, rambu-rambi ini akan kita cabut dan diganti dengan rambu-rambu yang baru. Disamping itu, kita juga akan menembah dan mengurangi waktu di trafik light sesuai dengan tingkat kepadatannya," tutupnya. (yan)