Masih Banyak JCH Pekanbaru Belum Divaksin

907 view
Masih Banyak JCH Pekanbaru Belum Divaksin
Helda S Munir.
PEKANBARU, datariau.com - Dari 1.072 kouta Jemaah Calon Haji (JCH) kota Pekanbaru yang akan berangkat ke tanah suci, baru 996 orang yang melakukan vaksinasi meningitis.

Untuk itu Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Helda S Munir menghimbau kepada para JCH yang belum melakukan vaksinasi agar segera mendatangi puskesmas terkait untuk mendapatkan penyuntikan, mengingat waktu keberangkatan kloter pertama sudah semakin dekat yakni 24 Agustus 2015.

"Artinya masih ada sisa sekitar 76 orang CJH yang belum mendatangi kami," ungkapnya, Selasa (11/8/2015).

Lebih jauh dikatakan Helda, sejauh ini pihaknya terus melakukan berbagai cara baik himbauan maupun proaktif dengan cara langsung mendatangi alamat para JCH yang sudah terdaftar untuk melakukan vaksinasi.

"Disamping menghimbau para JCH untuk datang ke puskesmas, kami juga berupaya jemput bola ke alamat rumah mereka yang sudah terdaftar," tuturnya.

Menurut Helda, haji tahun ini Pekanbaru mendapat kuota CJH sebanyak 1.072. Semuanya harus divaksin sebelum berangkat ke tanah suci. Jika tidak divaksin, maka sesuai aturannya tidak akan bisa ikut menunaikan ibadah di tanah suci Mekah.

"Kalaupun ada jemaah yang mencoba-coba bisa lolos dari administrasi Pekanbaru, saat di embarkasi Batam pasti akan terjaring petugas karena tidak dilengkapi berkas vaksin yang diterbitkan Dinkes setempat. Jadi kami berharap jangan sampai ada yang tidak tervaksin, karena bisa berbahaya, bisa terjangkit meningitis," ujarnya.

Diakui Helda, pihaknya tidak akan memberikan batas waktu bagi mereka untuk divaksin, targetnya sampai detik terakhir sebelum keberangkatan petugas akan melaksanakan penyuntikan.

"Vaksin meningitis cara yang paling efektif menyiapkan sistem kekebalan tubuh sebelum terkena kuman dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi ketika terjadi kuman dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi ketika terjadi penyakit," pungkasnya. (yan)


JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)