Imigran di Pekanbaru Semakin Ramai

1.273 view
Imigran di Pekanbaru Semakin Ramai
Sejumlah imigran saat bersantai di Kantor Imigrasi Pekanbaru. (foto: doc)
PEKANBARU, datariau.com - Terkait semakin banyaknya aduan masyarakat terhadap imigran yang berada di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru yang terletak di kawasan Purna MTQ berkeliaran, maka perlu adanya pengawasan lebih ketat.

"Imigrasi Pekanbaru bekerja sama dengan intansi terakait lainnya termasuk Polda dan TNI, akan melakukan pengawasan dan memperketat ruang gerak para pencari suaka ini," kata Kepala Imigrasi Kelas IA Pekanbaru Amran Aris, sesaat setelah hering dengan Komisi A DPRD Riau, Senin (9/3/2015).

Hal yang akan dilakukan pihak imigrasi yakni dengan membatasi jam keluar para imigran dan melakukan pemantauan secara intensif. "Saat ini jumlah para pencari suaka tersebut sebanyak 803 orang yang ditempatkan di 5 lokasi berbeda yaitu di Rudenim Purna MTQ, Sukajadi, Simpang Tiga, Rumabai dan Tangkerang Selatan," ujarnya.

"Kami tak bisa meletakkannya di satu tempat karena keterbatasan tempat yang bisa menampung dalam jumlah besar, makanya kami tempatkan di lima lokasi tersebut," sambung Amran.

Dalam hearing, beberapa anggota Komisi A DPRD Riau mengkritisi pihak imigrasi supaya lebih memperketat jadwal keluar para imigran yang disinyalir berkeliaran dan ada yang melakukan perbuatan menyimpang.

"Kami minta segala kegiatan yang dilakukan oleh para imigran gelap tersebut supaya diawasi dengan ketat, kemana saja mereka saat keluar Rudenim misalnya," jelas Anggota Komisi A Kordias Pasaribu, saat hering.

Dari data yang disampaian pihak imigran dalam hearing, bahwa saat ini jumlah seluruhnya imigran yang mampir di Indonesia sekitar 11.000 orang.

"Di Riau saja, hampir seribu jumlahnya. Jadi artinya kita yang terbesar dari jumlah yang ada di seluruh Indonesia. Maka kami minta pengawasan di pelabuhan supaya lebih diperketat," kata Anggota Komisi A lainnya Suhardiman Amby yang memimpin rapat tersebut. (irw)
Tag:Imigran
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)