Hari Pertama Ramadhan, Satpol PP Hanya Memberi Peringatan

1.455 view
Hari Pertama Ramadhan, Satpol PP Hanya Memberi Peringatan
Ilustrasi.
PEKANBARU, datariau.com - Hari pertama di bulan suci Ramadhan, Satpol PP Kota Pekanbaru melakukan patroli seluruh ruas jalan yang ada di Kota Pekanbaru untuk melihat sejauh mana para pelaku usaha dalam mematuhi surat edaran Walikota.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian mengatakan, bahwa hari pertama di bulan suci Ramadhan pihaknya masih memberi toleransi kepada pelaku usaha rumah makan, restoran dan kedai kopi yang masih buka di siang hari.

"Hari pertama kami akan memberikan toleransi. Dimana kami hanya memberikan himbauan dan sekaligus sosialisasi kepada pelaku usaha rumah makan, kedai kopi, restoran, panti pijit dan tempat-tempat hiburan lainnya agar mereka mematuhi surat edaran walikota," ujarnya, Kamis (18/6/2015).

Zul mengatakan, himbauan ini hanya berlaku selama tiga hari kedepan. Setelah itu, pihak Satpol PP kembali akan melakukan pemantauan kembali pada 4 Ramadhan.


"Jika dalam tiga setelah sosialisasi ini, kita masih menemukan mereka yang bandel, maka Satpol PP akan langsung melakukan penertiban," tegasnya.

Zul menegaskan, sebenarnya para pelaku usaha ini tidak perlu beralasan lagi jika tidak tahu peraturan selama Ramadhan. Pasalnya, peraturan semacam ini sudah berlangsung dari tahun ke tahun.

"Sebenarnya mereka tidak bisa beralasan tidak tahu, karena ini peraturan lama. Namun kita masih mengedepankan persuasif dengan cara memberikan himbauan selama tiga hari kedepan. Setelah itu baru ditertibkan," paparnya.

Disamping itu, lanjut Zul, dalam himbauan tahun ini ada tambahan lain jika dibandingkan tahun lalu. Dimana setiap orang diharuskan berpakaian sopan selama bulan suci Ramadhan. Ini juga akan menjadi target Satpol PP.

"Kita akan melakukan sidak pada pusat-pusat keramaian dan perbelanjaan seperti mall dan sebagainya. Jika kedapatan, mereka akan kita tegur. Kita melakukan ini supaya mereka mau menghormati bulan suci ini," tutupnya. (yan)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)