Penyebab Utama Kegagalan Dalam Menciptakan Lingkungan Ramah Anak

Oleh: Resti
datariau.com
142 view
Penyebab Utama Kegagalan Dalam Menciptakan Lingkungan Ramah Anak
Ilustrasi. (Foto: Gemini AI)

Islam Hadir Melindungi Anak


Terwujudnya lingkungan yang aman bagi anak, keluarga dan masyarakat tidak cukup hanya dengan imbauan moral atau penegakan hukum setelah kejahatan terjadi. Persoalan ini membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari yang terkecil yaitu keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan hingga peran negara. Sebab anak tidak tumbuh dalam ruang kosong. Lingkungan pergaulan yang baik, pola pendidikan yang baik, kondisi keluarga yang sehat dan kebijakan negara turut mempengaruhi bagaimana anak terlindungi dan berkembang.

Dalam perspektif Islam, pencegahan harus dimulai dengan membentuk individu yang bertakwa, yaitu pribadi yang menyadari bahwa setiap perbuatannya akan dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT. Selain itu masyarakat juga harus memiliki kepedulian dan menjalankan fungsi kontrol sosial, masyarakat tidak boleh menganggap itu sebagai urusan pribadi.

Namun, semua ini tetap membutuhkan sistem politik dan kebijakan negara yang berpihak pada perlindungan anak. Negara harus menyiapkan pendidikan yang dapat membentuk akhlak dan kepribadian yang baik. Dalam pandangan Islam, negara bukan sekedar pembuat aturan melainkan juga pemegang amanah untuk melindungi rakyatnya, termasuk anak-anak.

Dalam mewujudkan lingkungan yang aman dari kekerasan dan kemaksiatan tidak cukup hanya dengan memberikan nasehat secara individu. Diperlukan pengaturan kehidupan yang sesuai dengan syariat Islam termasuk sistem pergaulan, pembinaan ketakwaan, kontrol masyarakat dan peran negara dalam menerapkan hukum.

Pilar pertama, ketakwaan individu. Individu yang memiliki keimanan dan ketakwaan akan menjadikan akidah Islam sebagai landasan berpikir dan berperilaku.

Pilar kedua, kontrol masyarakat. Masyarakat memiliki tanggung jawab untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan mencegah kemungkaran dan tidak diam ketika melihat kezaliman.

Pilar ketiga, negara sebagai pelindung rakyat. Negara tidak cukup hanya membuat peraturan tetapi harus menghadirkan sistem perlindungan yang nyata, menyeluruh dan mampu mencegah terjadinya kejahatan. Negara harus bisa memberikan pendidikan yang berlandaskan akidah dan nilai-nilai Islam, menindak pelaku kekerasan secara adil sesuai hukum.

"Oleh karena itu, kami menetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil bahwa siapa yang membunuh seseorang bukan karena orang lain itu membunuh orang lain atau bukan karena berbuat kerusakan dibumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Sebaliknya, siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, dia seakan-akan telah memelihara kehidupan semua manusia" (QS. Al-Ma'idah :32)

Maknanya Islam sangat menghargai kehidupan manusia, melindungi jiwa bukan sekedar mencegah pembunuhan tetapi juga menjaga keselamatan manusia dan mencegah kekerasan. Wallaahu a'lam bi ash shawaab.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)