Cara Negara Islam Mengentaskan Kemiskinan

Oleh: Rochmah Ambarwati
datariau.com
486 view
Cara Negara Islam Mengentaskan Kemiskinan

DATARIAU.COM - Adanya orang kaya dan orang miskin menjadi suatu keniscayaan dalam kehidupan ini. Hanya saja, Islam memiliki mekanisme praktis dan efektif untuk mengentaskan kemiskinan dan membuat warganya hidup dalam keadaan yang sejahtera.

Kemiskinan Menyebar dan Meningkat


Banyak sekali fakta yang menggambarkan kemiskinan di negeri ini. Salah satunya adalah yang ada di video viral tentang Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat bertemu dengan satu keluarga dengan sebelas anak.

Beberapa anak dari keluarga sederhana ini tidak bersekolah formal. Keseharian mereka berjualan kue untuk menopang ekonomi keluarga. Untuk itu, Kang Dedi menawarkan untuk memberikan bantuan sosial (bansos) asal si bapak melakukan KB.

Terlepas dari pro kontra tentang KB yang diusulkan Gubernur Jawa Barat ini, peristiwa ini menjadi salah satu bukti masih tingginya angka kemiskinan di dalam negeri, (kompas.com/7/5/2025).

Bansos untuk Mengatasi Kemiskinan


Program bansos telah diluncurkan sejak masa pemerintahan Presiden Jokowi. Program ini pun masih dijalankan sampai sekarang yaitu di masa Presiden Prabowo.

Bansos yang diberikan berupa uang tunai dan juga beras yang diberikan dalam jangka waktu beberapa bulan. Sayangnya, pemberian bansos kepada rakyat miskin belum mampu menghapus kemiskinan yang menyebar di negeri ini.

Bahkan, bansos sendiri juga memunculkan persoalan seperti kurang merata yaitu tidak ke semua masyarakat, pendataan mana saja yang masuk kategori penerima bansos juga menimbulkan persoalan di masyarakat sampai pada penggunaan bansos itu sendiri yang cenderung untuk konsumsi.

Kemiskinan Buah Kapitalisme


Jurang yang mengangga lebar nyata sekali bisa kita temukan dalam kehidupan kapitalis saat ini. Semua orang mendasarkan perbuatannya pada asas manfaat. Demikian pula negara, pemberian bansos pun seringkali dikaitkan untuk mengarahkan masyarakat pada keberpihakan pada satu pihak tertentu.

Selain itu, di sistem kapitalis saat ini, istilah yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin semakin terlihat nyata. Golongan kaya dengan modal yang dimilikinya semakin mampu untuk mengembangkan kepemilikannya, sedangkan orang miskin terbatas dalam berbuat karena terbatasnya modal.

Semua ini diperparah dengan kebijakan pemerintah yang tak banyak mendukung. Salah satunya adalah standar miskin dari BPS yang tak rasional, sulitnya mencari pekerjaan yang layak dengan seabrek persyaratan yang kadang tidak logis, serta banyaknya PHK yang semakin meningkatkan angka kemiskinan di negeri ini.

Negara Islam Mengentaskan Kemiskinan


Islam sebagai satu agama yang mengandung aturan lengkap bagi kehidupan juga mencakup aturan mengenai bagaimana mengentaskan kemiskinan. Aturan ini juga sudah terbukti pelaksanaannya pada sejarah panjang tegaknya negara Islam selama 13 abad sejak hijrahnya Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam ke Madinah.

Pertama, penerapan beberapa aturan Islam berfungsi untuk mencegah kemiskinan. Sebut saja seperti penerapan pemenuhan kewajiban membayar zakat, baik zakat fitrah dan zakat mal. Dua golongan penerima zakat adalah fakir dan miskin sehingga zakat berfungsi untuk menjaga distribusi harta sampai kepada golongan yang membutuhkan yaitu fakir dan miskin.

Selain itu, Islam juga mendorong untuk memberikan sedekah kepada sesama muslim dan wakaf untuk kemaslahatan manusia. Penerapan aturan Islam oleh negara juga meminimalisir angka kemiskinan. Misalnya, negara menjamin adanya lapangan kerja yang mencukupi untuk semua muslim terutama kalangan laki-laki yang memiliki kewajiban memberikan nafkah. Negara bekerja sama dengan departemen industri untuk memastikan pengadaan sektor ekonomi padat karya yang menyerap banyak pekerja sehingga menghindarkan dari pengangguran.

Selain itu, negara juga memastikan adanya fasilitas publik yang murah dan berkualitas bagi rakyat karena memang ini adalah kewajiban negara untuk memberikannya kepada rakyat. Dengan ini, rakyat tak perlu mengeluarkan biaya mahal demi pemenuhan hal ini. Sebut saja seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, transportasi dan sejumlah fasilitas umum yang lainnya.

Kedua, Islam mengatasi kemiskinan secara efektif. Selain beberapa metode yang sudah disebutkan di atas, Islam juga memperhatikan jika ada satu warganya yang miskin atau bahkan tidak bisa makan. Hal ini tercermin dalam kisah masyhur tentang apa yang dilakukan Khalifah Umar bin Khattab saat mengetahui satu warganya tidak bisa makan. Beliau langsung mengambilkan bahan makan untuk keluarga ini dari baitul mal.

Selain itu, negara juga akan memberikan solusi jika memang satu warganya miskin karena tidak punya pekerjaan. Negara akan membantu untuknya agar bisa bekerja, baik dengan memberikan modal kerja, pelatihan kerja agar dia memiliki kemampuan bekerja atau jika dalam keadaan tidak mampu, negara akan menanggung kebutuhan hidupnya.

Yang paling mendasar dari apa yang dilakukan negara Islam untuk mengurusi kemiskinan negerinya adalah tanggung jawab negara terhadap rakyatnya. Negara sadar akan tanggung jawabnya kepada rakyat serta tak menganggap rakyat miskin sebagai beban.

Keberadaan negara adalah untuk menerapkan aturan Islam di mana salah satunya adalah menjaga tidak adanya warga miskin yang tak terpenuhi kebutuhannya. Semua ini dilakukan atas dasar keimanan kepada Tuhan Pencipta Alam Semesta ini. Wallahu alam bishowab. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)