Budaya Ngaret Oknum ASN

datariau.com
779 view
Budaya Ngaret Oknum ASN
Ilustrasi (Foto: Internet)

DATARIAU.COM - Aparatur Sipil Negara atau ASN merupakan pegawai yang bekerja pada intansi pemerintaha di tingkat pusat maupun daerah, melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh Para Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, memberikan pelayanan publik yang profesional yang berkualitas dan mempererat persatuan dan kesatuan NKRI.

Kemudian kedisiplinan adalah suatu kondisi terbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku seseorang yang menunjukkan nilai-nilai hormat/kepatuhan, nilai ketaatan, nilai ketertiban dan nilai keteraturan.

Menunda waktu tiba dengan datang melebihi jadwal telah menjadi suatu kebiasaan yang kita temui dalam kehidupan masyaratak di Indonesia. Dan mungkin juga sering sekali kita jumpai dimana oknum aparatur sipil negara (ASN) yang ngaret atau terlamabat masuk ke kantor dengan berbagai alasan mulai dari jalanan macet, kurang empati, egois terhadap waktu, telalu santai dan masih banyak lagi.

Perilaku ngaret atau terlambat seolah menjadi hal sudah biasa. Padahal ketika Aparatur Sipil Negara (ASN) itu sendiri datang ke kantor dengan tepat waktu merupakan bahwa mereka dapat menghargai orang yang mereka temui tersebut.

Bagi seorang Aparatur Sipil Negara kedisiplinan harus menjadi acuan hidupnya karena tuntutan masyarakat dalam pelayanan yang semakin tinggi membutuhkan aparatur yang lebih bersih dan disiplin dalam menjalankan tugas. Dalam menjalankan tugasnya para ASN harus mampu mengendalikan diri mereka sehingga suasana akan menjadi harmonis.

Namun fakta yang berkembang saat ini malah jauh dari kata sempurna, dimana masih ada oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melakukan pelanggaran disiplin dengan berbagai cara. Di era saat ini, waktu merupakan hal sangat berharga karena itu dperlunya perilaku disiplin kerja. Sangat dibutuhkan bagi setiap individu. Namun yang terjadi tidak semua pegawai instansi pemerintah memiliki etos kerja yang baik bagi instansi pemerintah, oleh karena itu hal ini salah satunya terjadi karena disiplin kerja mereka berbeda-beda. Pemerintah Indonesia juga menyadari bahwasanya masalah kepegawaian merupakan masalah yang luas seginya. (***)

Disusun oleh: Nelly Anriyani Br Pinem (Mahasiswi Administrasi Negara UIN Suska Riau)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)