Warning: session_start(): open(/opt/alt/php84/var/lib/php/session/sess_3d2b37648218517ca87a5891ae8cbe87, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/u572801051/domains/datariau.com/public_html/koneksi.php on line 2

Warning: session_start(): Failed to read session data: files (path: /opt/alt/php84/var/lib/php/session) in /home/u572801051/domains/datariau.com/public_html/koneksi.php on line 2
Karakter Siswa Zaman Now Terbelenggu oleh Gedget
Oleh: Arif Tryono

Karakter Siswa Zaman Now Terbelenggu oleh Gedget

Ruslan
1.846 view
Karakter Siswa Zaman Now Terbelenggu oleh Gedget
Foto: Ist
Arif Tryono S Pd

DATARIAU.COM - Zaman telah berubah, teknologi semakin hari semakin canggih. Berbagai alat komunikasi telah diciptakan untuk mempermudah kelangsungan hidup. Hand Phone (HP). Tak ada manusia modern yang tak mengenalnya. Mulai dari anak-anak, kawula muda, bahkan tak ketinggalan para orang tua, juga sudah tak asing lagi dengan benda tersebut. Pagi,  siang, sore malam, bagaikan pakaian yang tak pernah lepas dan terpisahkan dari tangan. Mau tidur lihat hp, bangun tidur lihat hp, lagi makan lihat hp, sedang duduk lihat hp, bahkan ke toilet pun yang dibawa hp. Jadi, seolah-olah hp itu bagian dari tubuh manusia. 

Kini, dunia dalam genggaman, semua berita dan informasi dapat diakses dengan mudah, di manapun dan kapanpun. Mulai dari yang positif sampai ke yang negatif. Tergantung pada individu masing-masing. Hand Phone seperti pisau dapur bagi ibu-ibu, dan pena bagi pelajar. Kemanapun akan diarahkan, untuk apapun digunakan, baik buruknya tergantung pada diri masing-masing.  

Apalagi kini telah hadir aplikasi-aplikasi, game dan media sosial yang semakin memanjakan penggunanya. Jika tidak bijak, maka akan terbuai olehnya dan menjadi malapetaka bagi siapa saja.  Bahkan bisa membentuk karakter seseorang khususnya anak-anak menjadi buruk. Menjadi malas belajar, susah disuruh, enggan makan, egois, pemarah, lupa waktu dan lain sebagainya, karena asik dengan HP-nya.  

Pendidikan adalah salah satu wadah pembentukan karakter peserta didik. Tak ayal, pemerintah mencanangkan pendidikan berkarakter demi membentuk kepribadian seseorang agar lebih baik. Menciptakan generasi yang berbudi pekerti, berakhlak mulia, dan berjiwa patriotik serta ksatria. 

Berbagai proses telah dilewati, dalam kegiatan belajar mengajar demi tercapainya cita-cita bangsa. Namun, realita berkata lain. Tak jarang kita jumpai siswa yang tak menghargai guru, bahkan cenderung melawan orang tua. Seperti video yang sedang viral di media-media sosial. Tegur sapa, dan menghormati telah hilang ditelan masa. Zaman sudah berubah. Perilaku anak sekarang membuat orang tua seperti kebakaran jenggot. Berbeda dengan anak-anak di tahun 90-an atau sebelumnya. Mereka masih menjunjung tinggi norma-norma yang ada. Senakal-nakalnya anak tahun sebelum 90-an tak senakal anak zaman sekarang. 

Apakah semua itu pengaruh dari perkembangan zaman? Teknologi? Atau peran orang tua? Ini tugas kita bersama. Lakukan pengawasan berkala pada anak-anak, jangan biarkan gedged yang berkuasa di benak anak kita yang mengalahkan segalanya. (*)

* Penulis adalah Guru di SMP dan SMA N 1 Kampar Kiri Tengah.

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)