NATUNA, Datariau.com-Pengelolaan aset merupakan salah satu unsur penting yang menjadi landasan dalam penyusunan laporan keuangan daerah. Oleh karena itu, pengelolaan aset harus dilakukan secara baik, tertib, dan sistematis.
Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah daerah perlu mempersiapkan seluruh aparatur guna menghadapi perubahan, mendorong pelaksanaan tata kelola aset daerah sesuai peraturan yang berlaku efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Hal ini dalam rangka mewujudkan tata kepemerintahan yang baik (good governance) dan pemerintahan yang bersih (clean government) di Kabupaten Natuna.
Pada Berita sebelumnya yang berjudul Kinerja Dinas Lambat, Bupati Mesti Evaluasi yang dikarenakan ada beberapa Dinas yang belum menyerahkan Rekonsilasinya seperti Dinas Kesehatan, Dinas PU, Dinas Perkim, Dinas Pendidikan, Hingga RSUD. Akhirnya menemui titik terang

Hendra Kusuma yang mana saat ini menjabat selaku Asisten I Pemkab Natuna yang meliputi sebagai PLT Kadis Perkim akhirnya Angkat Bicara. Pada berita sebelumnya awak media ini menyebutkan ada dugaan belum siapnya, Data Rekonsilasi di Dinas Tersebut dikarenakan PLT Kadis Perkim tidak bisa ditemui, ternyata disaat ditemui Rabu (13/02/2019) menyebutkan bahwa data Rekonsilasi kita sudah siap dan sudah kami berikan kepada pihak BPKPAD ujar Hendra Kusuma
Sama halnya RSUD yang mana sesuai data yang diperoleh awak media ini bahwa RSUD belum menyerahkan laporannya, ternyata hal tersebut juga sudah disiapkan dan besok kami juga akan serahkan ke Pihak BPKPAD ujar Sekertaris RSUD
Mirisnya, di pertengahan Bulan 2 tahun 2019 Masih ada saja Dinas yang belum siap dalam menyerahkan laporan Rekonnya Contoh Dinas Pendidikan, PU hinga Dinas Kesehatan
Tentu hal ini menjadi tanda tanya besar, dikarenakan Dinas-Dinas teknis lainya sudah menyiapkan tepat waktu, ternyata dibalik itu semua masih ada saja Dinas Teknis yang masih molor
Saat hal ini dipertanyakan oleh awak media datariau.com Rabu (13/02/2019) Sekertaris Dinas Pendidikan Tabrani menyebutkan "keterlambatan Rekon di Dinas Pendidikan ini dikarenakan masih ada Sekolah-sekolah diluar daratan kota ranai yang belum meyerahkan laporan Dana Bros"Ujar tabrani begitu juga Dinas PU dan kesehatan yang belum juga menyerahkan rekon asetnya.

Tentulah alasan ini tidak bisa dikategorikan hal yang mustahak dalam keterlambatan ini, sebab nyatanya sudah banyak Dinas yang siap. Lalu mengapa di Dinas PU, Hingga Dinas Kesehatan juga belum siap. Apakah memang lamban atau memang malas bekerja tunggu berita investigasi awak media ini (ARI)