NATUNA, DATARIAU.COM - Natuna yg juga Didominasi lebih besar Perairan dibandingkan Dataran membuat Sebagian besar Perekonomian Natuna Di tompang akan Hasil perikanan.Terutama Ikan Napoleon,Serta Ikan segar dari jenis Tongkol,Ikan Karang dan sumber perikanan Lainnya yg berlimpah Luas diberikan Oleh Tuhan yg maha Kuasa Untuk Natuna
Drs.H.Hamid Rizal selalu mengupayakan secara maksimal bagaimana Ikan Napoleon Bisa di Ekspor Secara bebas ke Hongkong Dikarenakan dengan Hasil ikan Tersebut banyak Warganya bisa menompang Hidup untuk kehidupan Keluarganya serta bisa menyekolahkan Anak-Anaknya dikarenakan Harga ikan tersebut tergolong pantastis serta mudah didapat di Natuna.
Saat dikonfirmasi Oleh datariau.com di Kecamatan Subi kepada Bupati Natuna Diselah-selah Kunjungan Kerjanya beliau mengutarakan
"Hal ini saya mesti harus perjuangkan Kepusat dikarenakan masyrakat Kita sebagain besar ekonominya berasal dari Nelayan dan Kalau lah Napoleon Untuk Ekspornya dilarang Oleh pemerintah pusat lalu masyrakat Natuna harus kerja apalagi dan bagaimana nasib anak-anak mereka yg kuliah mungkinkah ini harus dibiarkan kan tidak.Ungkap Hamid selanjutnya.

"Saya Sewaktu di istana Negara juga mengungkapkan dihadapan Presiden dan Mentrinya bahwa Orang Natuna selama ini sudah Taat dengan Hukum walaupun mereka sendiri Merasa Sulit akan ekonominya tetapi akan kebijakan Pusat untuk melarang Ekspor Napoleon mereka tetap Taat.Lalu apakah Ini akan dibiarkan? Tentu saja tidak kan? Oleh sebab Itu tolong pimpinan Dalam hal ini Presiden berikan Solusi ini untuk kami yg tinggal didaerah Perbatasan dan Alhamdulilah akan kebijakan Presiden Jokowi widodo hari Ini 3 Februari 2018 Ekspor Napoleon Secara Perdana Diperboleh kan Terang Drs.H.Abdul Hamid Rizal saat diwawancarai Kemaren.
Terpisah Perwakilan Mentri Maritim disaat Acara pelepasan Peradana Ekspor Napoleon di Sedanau dihadapan Bupati Natuna beserta Jajaran Instansi Tinggi Natuna serta masyrakat Nelayan Natuna menerangkan Bahwasanya Untuk Ekspor Napolen Untuk sampai Maret 2018 kita akan kasih sampai 5000 Ekor.Untuk Kajian yg 30.000 ekor yg diusulkan Oleh Bupati Natuna setahunnya kita akan kaji bagaimana regulasinya biar bisa terealisasi.
Bupati Natuna juga dalam Hal ini juga menyukuri Hal ini serta Regulasi yg awalnya diberikan Ekspor lewat Udara,Tentu saja Natuna ketetran dikarenakan tentu regulasi ini tentu membuat kami tak kan bisa ekspor karena pesawat menuju kesana jelas tidak ada dan alhamdulilah regulasi ini di rubah juga dengan Melalui Ekspor lewat laut yaitu menggunakan trnsportasi Kapal menuju hongkong.Saya juga Berterimakasih Untuk Bapak Nato yg dalam Hal ini sebagai Penampung sudah membantu dan memfasilitasi Sehingga masyrakat Nelayan kita juga terbantu
Zakimin SP.I yg Juga Kepala Dinas Perikanan Natuna juga bersyukur akan telah di izinkan Oleh Pemerintah Pusat untuk ekspor Napoleon Ini.Beliau Juga mengungkapkan disaat kunjungan Di subi kemaren bahwasanya "Dalam hal ini pemerintah pusat Sudah banyak membantu Masyrakat Natuna terutama Nelayan Kita yg mana pada saat ini untuk di 2018 sebagai masyrakat Nelayan Disubi sudah dibantu juga Untuk Asuransi Kartu Nelayananya yg dalam hal ini semuanya gratis untuk satu Tahun dan tahun berikutnya silahkan nelayan tersebut bayarkan sendiri yg besarnya juga tak terlalu besar untuk ekonomi Nelayan hanya seratus ribu lebih saja itu pun satu tahun silahkan dibayarkan ke kantor kami.Terus Terang Hari ini saya sangat senang,Saya yg dalam Hal ini juga termasuk Anak dari seorang nelayan merasa dengan Ekspor Perdananya Ikan napoleon Tersebut Maka Ekonomi Natuna akan terus berjalan dengan baik pungkas Zakimin.