NATUNA, Datariau.com-Banyak hal yang telah dilakukan Oleh Bupati Natuna dalam membangun wilayah Perbatasan Natuna, contohnya dalam hal sektor Energi Listrik, telekomunikasi, Perikanan hingga pertanian.
Disisi lain walaupun kinerja Pimpinan tertinggi Bupati Natuna sudah bekerja secara maksimal, dengan telah mendapatkan penghargaan- penghargaan di setiap Kementrian ternyata masih ada, beberapa Dinas Teknis yang masih lambat. contoh terkecilnya dalam penyusunan laporan rekonsilasi Aset.
Padahal Pengelolaan barang milik daerah atau aset perlu ketelitian dan ketekunan karena terkait dengan angka-angka dalam Belanja Modal Pemerintah.
Proses rekon dimulai dari Neraca Saldo Awal yang telah diaudit oleh BPK, selanjutnya dengan melakukan pengecekan Laporan Realisasi Angaran (LRA) pada masing-masing SKPD, dengan melihat LRA maka diketahui belanja modal apa saja yang sudah dilaksanakan, selain itu juga memastikan apakah ada pengurangan dan penambahan aset. semua riwayat penambahan dan pengurangan aset akan dimasukan ke dalam kertas kerja beserta lampirannya dan diserahkan ke bidang aset, apabila sudah sesuai maka pengurus barang akan melakukan input kedalam Sistem Informasi Barang Milik Daerah (Simda BMD).
Anehnya ditahun 2019 ini, masih ada saja beberapa Dinas Terkait, di Ruang Lingkup Pemerintahan Kabupaten Natuna yang belum menyiapkan Laporan Rekonsilasi aset di tahun 2018 yang lalu padahal ini sudah memasuki bulan ke 2 ditahun 2019
Dicky Selaku Kepala dinas BPKPAD saat diwawancarai awak media ini, Selasa (12/02/2019) didampingi oleh staf aset membenarkan hal tersebut dan menyebutkan memang betul ada beberapa Dinas yang belum menyiapkan laporan tersebut,untuk persoalanya silahkan tanya ke dinas terkait, kita sifatnya menunggu Ungkap Dicky
Saat awak media ini mencoba menyelusuri di setiap Dinas tersebut, akan hal mengapa adanya keterlambatan dalam pembuatan laporan, seperti Dinas Pendidikan tlpnya tidak bisa tersambung dan Dinas Perkim sama tidak bisa ditemui. Awak media ini akan terus mencoba untuk menyelusurinya (Ari)