Ketua DPRD Natuna Yusripandi, Himbau Masyrakat Natuna Perangi Narkoba

Datariau.com
840 view
Ketua DPRD Natuna Yusripandi, Himbau Masyrakat Natuna Perangi Narkoba
Arizki Fil Bahri
Yusripandi Ketua DPRD Natuna

NATUNA,DATARIAU.COM-Narkoba merupakan kata yang sering kita dengar dan berkaitan dengan Akibat yang negatif, baik untuk kesehatan sampai dengan terjerat kasus hukum. Sudah banyak sekali kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi, bahkan menghilangkan pengaruh Narkoba, namun tetap saja peredarannya meresahkan. Tidak sedikit, baik pengguna maupun pengedar dihukum berat bahkan sampai hukuman mati.

 Peredaran Narkoba tidak hanya di kalangan Masyarakat Umum, bahkan di kalangan Artis, Instansi-instansi Pemerintahan bahkan dilingkungan TNI - Polri dihantui oleh momok yang bernama Narkoba ungkap Ketua DPRD Natuna Yusripandi Saat Dikonfirmasi Oleh Datariau.com Hari ini diruang Kantornya (27-2-2018)

 Sebenarnya apa itu Narkoba??? Kenapa Narkoba dimusuhi???

 "Dari pertanyaan di atas, maka dapat dijelaskan bahwa Narkoba merupakan kependekan dari Narkotika dan obat-obatan berbahaya. Mungkin kita akan bertanya-tanya yang dimaksud dengan obat-obatan berbahaya, namun sebenarnya arti dari obat-obatan berbahaya di sini merupakan obat yang menyebabkan kecanduan. Sebenarnya Narkotika dan obat-obatan in digunakan untuk berbagai keperluan medis, seperti pembiusan pada pasien dan tindakan lain yang memerlukan pembiusan. Namun seiring dengan perkembangannya bahan dan zat adiktif ini disalahgunakan dengan diperjualbelikan ke masyarakat umum Ungkap Yusripandi

  Narkoba sesedikit apapun penggunaannya, sangat berbahaya bagi kesehatan. Karena penggunaan yang sedikit biasanya tidak akan bertahan lama. Secara umum, penyalahgunaan narkoba memberikan empat dampak bagi kesehatan, yaitu :

 Dampak Depresan. Dampak yang menyebabkan pemakai tertidur atau tidak sadarkan diri. Dalam tahap ini, tidurnya pengguna narkoba tidak sama dengan tidur orang biasa. Tidurnya tidak berarti istirahat. Karena beberapa organ tubuh masih bekerja selanjutnya

 - Dampak Halusinogen. Dampak ini menyebabkan pemakai narkoba berhalusinasi atau melihat sesuatu yang tidak ada. Halusinasi atau khayalan ini, bisa berupa sesuatu yang menakutkan baginya sehingga bisa berteriak-teriak histeris atau berupa sesuatu yang menyenangkan dan selama ini diinginkannya.

  Dampak Stimulan. Dampak yang menyebabkan organ tubuh seperti jantung dan otak pengguna narkoba bekerja lebih cepat. Pada saat ini, orang tersebut akan merasa lebih bertenaga dan mempunyai energi tambahan untuk berpikir dan berkreasi. Dampak narkoba jenis ini biasanya digunakan oleh para pekerja kreatif, pebisnis, dan semua orang yang merasa bahwa dia hanya bisa berkarya jika di bawah pengaruh narkoba. Akibatnya, organ tubuh dan otak yang dipaksa bekerja terus menerus melebihi batas kemampuan akan rusak dan dapat mengakibatkan kematian.

 Dampak Adiktif. Pada dasarnya, semua jenis narkoba menyebabkan dampak ketagihan atau kecanduan. Dalam waktu lama si pemakai tidak mengkonsumsinya, maka tubuh akan merasa sakit. Bahkan, tubuh bisa menjadi kondisi kritis (sakaw).

  Selain empat dampak penyalahgunaan narkoba yang telah disebutkan di atas, secara spesifik narkoba dapat membahayakan kesehatan yg pastinya

 1. Merusak Sistem Pernapasan

 Ada beberapa jenis narkoba yang penggunaannya dihisap seperti ganja dan heroin. Penghisapan berarti melalui saluran pernapasan. Lewatnya zat-zat beracun melalui saluran pernapasan dapat mengakibatkan kondisi gangguan pada sistem pernapasan itu sendiri. Orang yang menggunakan narkoba jenis ini lebih mudah atau beresiko tinggi terserang sesak napas, bronchitis, infeksi paru-paru dan kanker paru-paru.

 2. Perubahan Fungsi Otak

 Mungkin di awal penggunaan narkoba, si pengguna merasa meningkat fungsi otaknya ; lebih kreatif, lebih mudah berpikir, dan lain-lain. Namun, ketika sudah sampai pada tahap kecanduan yang tinggi, fungsi tersebut tidak akan dirasakan lagi. Banyak penelitian yang menggunakan percobaan pada hewan akan menunjukkan bahwa penggunaan narkoba pada akhirnya akan merusak fungsi syaraf pusat, yaitu otak. Daya pikir akan menurun. Dan fokus tidak lagi pada pekerjaan dan lingkungan, tetapi kepada bagaimana cara mendapatkan narkoba.

 3. Merusak Sistem Peredaran Darah

 Paru-paru dan jantung bekerja saling berhubungan. Ketika zat-zat kimia beracun memasuki paru-paru, maka zat-zat beracun tersebut akan masuk ke jantung dan peredaran darah secara keseluruhan. Dan karena darah beredar ke seluruh tubuh, maka akan menyebar pula zat-zat beracun yang dibawanya ke seluruh tubuh. Sistem peredaran darah menjadi rusak dan mudah terserang berbagai penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah. Yang paling pertama dapat terlihat dari pengguna narkoba yang rusak sistem peredaran darahnya adalah mata yang memerah akibat melebarnya pembuluh darah mata.

 4. Gangguan Sistem Reproduksi

 Penggunaan narkoba yang terus menerus mengakibatkan gangguan sistem hormon, terutama hormon yang berkaitan dengan reproduksi. Akibatnya, terjadi penurunan fungsi seksual pada wanita maupun pria yang menggunakan narkoba.  Narkoba dapat menjadi salah satu penyebab kemandulan.

 5. Gangguan pada Sistem Syaraf Pusat /Otak

 Ketika zat-zat narkoba sudah memasuki sistem pembuluh darah, hanya dalam hitungan menit, senyawa kimia beracun dan berbahaya dibawa menuju otak dan organ lainnya. Di otak, yang merupakan sistem syaraf pusat, senyawa narkoba / THC melepaskan doplamin dan menyebabkan pengguna merasa tenang atau"fly".

 Doplamin yang dikeuarkan sangat banyak sehingga pada tahapan lanjut atau pecandu akan menyebabkan pengguna tidak dapat mencerna informasi secara benar, maupun mengingat sesuatu. Akibatnya, halusinasi terus menurus sampai kehilangan kesadaran. Alih-alih akan menambah kreatifitas dan meningkatkan fungsi kerja otak, narkoba menyebabkan kerusakan pada otak.

 6. Gangguan pada Kulit

 Gangguan pada kulit biasanya terjadi pada pengguna narkoba dengan jarum suntik. Suntikan yang terus menerus di daerah yang sama mengakibatkan infeksi kulit. Kulit pengguna narkoba jenis ini terlihat lebam atau kebiruan di daerah bekas suntikan terjadi.

 7. Gangguan pada Hati

 Dalam sistem pencernaan organ hati berfungsi menawarkan racun. Segala jenis racun akan masuk ke dalam hati, terutama narkoba yang dikonsumsi melalui mulut dan pernapasan. Karena banyaknya racun yang masuk, hati bekerja berlebihan sehingga mengalami gangguan fungsi hati. Gejala awal/ciri-ciri gangguan hati pengguna narkoba adalah perasaan tersengat di mulut dan tenggorokan.

 8. Merusak Sistem Kekebalan Tubuh

 Dengan masuknya berbagai jenis kimia sangat berbahaya ke dalam tubuh dan buruknya berbagai organ tubuh, otomatis pengguna narkoba mengalami kerusakan / penurunan sistem kekebalan / imun tubuhnya. Pengguna narkoba akan mudah sekali terserang penyakit. Apalagi ditambah pecandu narkoba yang sudah level tinggi tiak lagi memperhatikan hal lain selain cara mendapatkan narkoba kembali Tegas  Ketua DPRD Natuna

 Selain berbahaya bagi kesehatan, narkoba berbahaya bagi kejiwaan / psikis / psikologis / mental. Hal ini dapat terjadi karena penggunaan narkoba yang terus menerus mengakibatkan kerusakan sistem syarat pusat, yaitu otak. Beberapa akibat narkoba bagi kejiwaan, antara lain :

 1. Kerja Menjadi Lamban dan Ceroboh Serta Tegang dan Gelisah

 Meskipun pada awalnya, pengguna narkoba merasakan peningkatan energi dan kreativitas, pengguna narkoba yang sudah kecanduan akan rusak otaknya sedikit demi sedikit. Akibatnya daya kerja dan kreativitas berkurang, ingatan juga menurun. Pada pengguna yang masih terus bekerja, pekerjaannya menjadi lamban dan sering salah (ceroboh).

 2. Hilang Percaya Diri, Penghayal, Apatis dan Penuh Curiga dengan Lingkungannya

 Ini terutama terjadi pada penggunaan narkoba yang mengakibatkan halusinasi. Mereka tidak dapat lagi membedakan mana yang nyata dan tidak nyata. Akibatnya, dalam lingkungan sosial mereka apatis dan mudah curiga.

 3. Paranoid

 Merupakan lanjutan dari akibat narkoba yang menimbukan halusinasi. Halusinasi, terutama yang menakutkan membuat pengguna sering berteriak histeris dan takut pada siapapun dan apapun.

 4. Sulit Berkonsentrasi, Mudah Tersinggung, dan Tertekan

 Pecandu narkoba, yang ada dalam pikirannya adalah bagaimana mendapatkan narkoba kembali. , sehingga mereka akan sulit berkonsentrasi dalam pekerjaan tertentu. Apalagi kalau kebutuhan tubuh akan narkoba meningkat, perasaan tertekan semakin terasa. Ditambah dengan daya halusinasi mereka menjadi cepat tersinggung.

 5. Merasa Tidak Aman

 Pengguna narkoba yang berhalusinasi semakin membawa kepada situasi yang sulit. Halusinasi mengakibatkan paranoid. Paranoid mengakibatkan perasaan tidak aman terhadap situasi sekelilingnya. Selanjutnya, tindakan mereka dapat menjadi tidak terkendali dan brutal, karena menganggap semua yang di sekelilingnya adalah musuh. Akibat paling buruk dari perasaan tidak aman adalah bunuh diri.

 Begitu banyak efek buruk dari Narkoba, tidak hanya fisik namun mental juga menjadi sasaran, jadi kenapa kita harus menyentuh Narkoba Mulai Hari Ini yuk Kita Generasi Muda Natuna Ayo Perangi Narkoba.Masa Depan Natuna Ada Ditangan Kita Pungkas  Yusripandi yg Juga Politisi Demokrat

Penulis
: Arizki Fil Bahri
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)