Analis Kesehatan dan Fisioterapi Tak Dapat Formasi, "Dinkes Ajukan Atau Tidak"

1.381 view
Analis Kesehatan dan Fisioterapi Tak Dapat Formasi, "Dinkes Ajukan Atau Tidak"
Gambar merupakan Ilustrasi

NATUNA, Datariau.com-Sungguh malang nasib tenaga medis Analis Kesehatan dan Fisioterapi di Kabupaten Natuna, dua kali diselenggarakan Calon Penerimaan Pegawai Negeri Sipil di Pemerintahan Kabupaten Natuna,   Hingga tahun 2019 juga tak kunjung di orbitkan Formasi untuk mereka.

Padahal, jika di lihat dari perbandingan Pegawai Negeri Sipilnya, dibandingkan tenaga Honornya di Setiap Rumah Sakit serta Puskesmas yang ada di Kabupaten Natuna, Kebutuhan Tenaga Medis Analis kesehatan dan Fisioterapi masih tergolong sangat dibutuhkan.

Dikutip dari Pernyataan  Warga Net, Kolom Facebook Berita Natuna Sabtu (9 /11/2019) Wulan Mujiono dalam cuitannya merasa iba akan adik-adiknya yang berfropesi sebagai Tenaga Analis kesehatan yang hingga kini, sejak tahun 2009 tak pernah diberikan kesempatan Kembali untuk mencicipi Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil, Lantas Mungkinkah Mereka tidak dibutuhkan lagi ?? Ucap Wulan

Ditempat yang berbeda Pula, Rizki yang juga Mantan dari Presiden Mahasiswa Fisioterapi Indonesia saat diwawancarai Oleh Awak media ini Sabtu (9/11/2019)  juga merasa sedih, akan langkah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna yang menurutnya, kurang menganalisa kebutuhan-kebutuhan Tenaga Medis yang ada di Kabupaten Natuna, Sehingga Tenaga Medis Seperti Analis Kesehatan, maupun Fisioterapi hingga Rekam Medis Minim diberikan Kesempatan Formasi dalam mengikuti Jenjang Seleksi CPNS di tahun 2019 ini.

Tambahnya Lagi Rizki juga menilai, Perhatian Dunia Kesehatan di Kabupaten Natuna, terhadap Tenaga Kesehatan Fisioterapi mestinya ditingkatkan lagi, sebab saya kasian lihat teman-teman sejawat saya yang bekerja di RSUD Natuna, "Udah Tempatnya Kecil alatnya masih Kurang dan hampir tempat Exercise pun tidak ada, padahal mereka menangani Ruang Gerak yang bermasalah pada tubuh manusia, lantas mungkinkah Pasien Fisioterapinya mesti terus di dzalimi seperti itu " Ungkap Rizki

Selanjutnya Rizki Juga berharap, Kepada RSUD Natuna, Maupun Dinas Kesehatan agar bisa menganalisa lebih dalam lagi,apa-apa saja yang perlu diperhatikan terhadap dunia medis dikabupaten Natuna, jangan Infrakstruktur terus yang tiap tahun dibangun seperti Pagar Puskesmas lah, Rumah Dokterlah, Tempat Parkir lah  dan Lain-lain, tapi perhatikan Juga SDM kita, seperti Dokter spesialis yang masih kurang dan tenaga-tenaga medis yang masih minim untuk Puskesmas-Puskesmas yang ada di Kabupaten Natuna Pungkas Rizki

Hingga berita ini di naikan, Awak media ini belum bisa Mengkonfirmasi Dinas Kesehatan Natuna ,BKPP, dan Ketua Komisi 1 DPRD Natuna (Ari)

Penulis
: Arizki fil Bahri
Editor
: Redaksi
Sumber
: datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)