Pemkab Inhu Diminta Evaluasi Perizinan Wisma Menjadi Tempat Mesum

datariau.com
1.817 view
Pemkab Inhu Diminta Evaluasi Perizinan Wisma Menjadi Tempat Mesum
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Belum lama ini masyarakat dihebohkan dengan adanya penggrebekan seorang istri tengah mesum dengan seorang pria, penggrebekan dilakukan langsung oleh suami di salah satu wisma.

Atas kondisi ini, maka Pemkab Inhu diminta untuk mengevaluasi perizinan wisma yang ada agar bisa lebih diperketat pengawasan. Dimana, wisma tidak dijadikan tempat mesum apalagi berselingkuh, dengan cara pendataan yang ketat dari pemilik wisma.

"Atas nama pemuda Kecamatan Seberida kita minta Pemkab Inhu dapat segera cabut izin wisma yang membiarkan tempat usahanya menjadi lokasi maksiat, karena pemilik maupun pengelola wisma sudah melanggar izin yang dimiliki," ungkap Saipul, pemuda di Belilas Inhu kepada datariau.com, Selasa (17/1/2017).

Karena selama ini, katanya, tempat berbuat mesum di Belilas Kecamatan Seberida kabupaten Inhu sudah cukup banyak, seperti di kafe atau warung remang-remang di Simpang Kasus, sekarang heboh lagi adanya wisma tempat perselingkuhan menginap.

"Tepatnya pada hari Kamis (12/1/2017) lalu sekitar pukul 04.30 Wib dini hari pasangan mesum yang sedang menginap di kamar wisma digerebek. Istri digrebek suaminya. Atas kejadian itu atas nama pemuda Kecamatan Seberida kita minta Pemkab Inhu segera bertindak sebelum banyak pasangan haram bersarang di sana," tegasnya.

Berita sebelumnya, perbuatan yang memalukan dan sangat terlarang dalam agama Islam, yakni istri selingkuh terjadi di Inhu. Mirisnya, perbuatan bejat itu digrebek oleh suami pelaku di salah satu wisma yang ada di Belilas Kecamatan Seberida Kabupaten Inhu.

Kejadian ini berawal pada Kamis (12/1/2017), dini hari sekitar pukul 04.30. Datang salah seorang pria ke salah satu wisma di Belilas kecamatan Seberida untuk menginap. Saat itu, dia sendirian, namun entah berawal dari mana, tiba-tiba penghuni wisma digegerkan adanya penggrebekan seorang istri tengah bermesum dengan pria tersebut.

"Benar pada hari Kamis (12/1/2017) sekitar pukul 04.30 Wib dini hari itu datang seorang laki-laki mencari kamar untuk inap, waktu dia masuk ke kamar sendirian dan tidak ada perempuan yang ikut bersama tamu tersebut," terang pengelola wisma tersebut yang mengaku bernama Arepa, saat dikonfirmasi datariau.com, Ahad (15/1/2017).

Namun, saat digrebek suami, pria dan wanita itu langsung melarikan diri sebelum ramai penghuni wisma mengetahui dan sebelum berurusan dengan kepolisian. Maka tidak diketahui secara pasti identitas kedua pelaku.

Saat ditanyakan indentitas tamu laki-laki tersebut, pengelola enggan memberi tahu. "Maaf, saya tidak tahu siapa nama pria dan perempuan tersebut, karena anggota tidak ada mencatat nama tamu pria tersebut," elaknya.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)