Kumpulan Ibu-ibu Kembang Harum Inhu Ancam Usir Paksa Wanita Penghuni Kontrakan HS

datariau.com
8.384 view
Kumpulan Ibu-ibu Kembang Harum Inhu Ancam Usir Paksa Wanita Penghuni Kontrakan HS
Int.
ILUSTRASI: Ibu-ibu demo.

RENGAT, datariau.com - Keberadaan seorang perempuan yang menghuni rumah kontrakan di Kembang Harum Inhu, menimbulkan masalah serius. Setelah beberapa waktu lalu digrebek warga, kali ini kumpulan ibu-ibu yang merasa resah.

 

Warga mencurigai wanita yang mengontrak rumah HS di Kelurahan Kembang Harum Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu sering menerima tamu laki-laki hingga larut malam, dikhawatirkan kontrakan itu menjadi sarang prostitusi terselubung.

 

"Bila usai hari raya Idul Fitri ini prempuan yang menempati rumah kontrakan milik HS tidak juga disuruh pergi oleh perangkat atau lurah maupun Bhabinkamtibmas, kami ibu-ibu dari kumpulan yang ada di kelurahan Kembang Harum ini yang akan mengusir prempuan itu dengan paksa," kata ibu Ita kepada datariau.com, Senin (19/6/2017) kemarin yang juga diiyakan oleh beberapa ibu-ibu lainnya.

 

"Jujur saja kami sangat kecewa sekali dengan perangkat atau Lurah dan Bhabinkamtibmas yang mana hingga kini belum mengusir prempuan itu. Padahal lurah sendiri tahu dari tetangga sekitar bahwa di rumah itu sering datang laki-laki hingga larut malam," lanjutnya.

 

Kekhawatiran para ibu-ibu ini bukan tanpa alasan, dimana dalam penggrebekan beberapa waktu lalu, memang warga tidak menemukan laki-laki sebagaimana yang menjadi perbincangan para tetangga sekitar, namun ada benda seperti bong shabu ditemukan di belakang rumah.

 

Terkait hal ini, Lurah Kembang Harum Marliyus mengatakan, untuk penghuni rumah kontrakan itu sementara ini diberikan peringatan dan melakukan pembinaan, dan bila ada tamu laki-laki yang bukan ada hubungan keluarga harus melaporkan kepada perangkat RT atau RW. Apabila tidak melapor maka baru bisa perangkat mengusirnya.

 

"Mengenai temuan dugaan bong atau alat isap pengguna narkoba, kami sudah koordinasikan ke Bhabinkamtibmas Bripka Hanif Ashar dan silahkan nanti tanyakan saja langsung pada Bhabinkamtibmas," kata Lurah.

 

Terpisah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanah Merah Bripka Hanif Ashar yang merangkap Bbhabinkamtibmas tiga kelurahan, Kelurahan Kembang Harum dan Sekar Mawar saat dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan, untuk sementara ini pihaknya ingin melihat perkembangannya, jika masih juga menerima tamu laki-laki yang bukan keluarganya, wanita penghuni kontrakan itu akan diproses.

 

"Mengenai dugaan rumah itu untuk penggunaan narkoba, hal tersebut sudah saya sampaikan ke Polsek Pasir Penyu, dan langkah yang akan diambil adalah melakukan pengintaian dan menggali informasi. Mengenai mengusir itu bukan hak atau kewenangan kita," terangnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)