Diduga Izin Sudah Kadarluarsa, Scorpion Perawang Tetap Beroperasi

Hermansyah
3.735 view
Diduga Izin Sudah Kadarluarsa, Scorpion Perawang Tetap Beroperasi
Gambar: Internet
Ilustrasi

SIAK, datariau.com - Kabar yang beredar dikalangan masyarakat disekitaran tempat hiburan Scorpion yang terletak di Jalan M Yamin Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang. Bahwasanya tempat hiburan tersebut dijadikan tempat ajang bagi penikmat hiburan menghabiskan malam. 

Selain itu, diduga tempat hiburan Scorpion tersebut tidak memiliki izin resmi dari instansi terkait, Kamis (28/12/2017) siang. Baik itu melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Pariwisata Kabupaten Siak. DPMPTSP merupakan salah satu instansi yang dibentuk dalam upaya Deregulasi dan Debirokratisasi perizinan penanaman modal.

Sebelumnya saat dikonfirmasi datariau.com, Rabu (27/12/2017) kemarin, Kepala Dinas Pariwisata menyebutkan bahwa tempat hiburan Scorpion itu tak ada izinnya. "Tak ade izinnya," kata Drs Fauzi Asni.

Diketahui dua instansi tersebut tidak pernah mengeluarkan izin bagi tempat hiburan Scorpion yang berlokasi tepatnya didepan Bilqis Cafe Jalan M Yamin (Jalan Material) Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak.

"Izinnya kemarin dikeluarkan tahun 2012, kemudian dilakukan perpanjangan kayaknya tak bisa diperpanjang ditahun 2016, karena tak sesuai tak kami keluarkan. Izin rekreasi dan hiburan umum (izin pariwisata). Dulu izinnya detailnya izin kepariwisataan tempat rekreasi dan hiburan umum waktu itu. Jelasnya tak ada izin," kata Kadis DPMPTSP Kabupaten Siak Heriyanto melalui Bidang Pengolahaan Data dan Izin Informasi Teguh ST siang tadi.

Sedangkan, izin yang dikeluarkan instansi terkait diduga disalah gunakan pihak pengelola tempat hiburan malam tersebut.

"Izin Scorpio dah habis masa berlakunya," ujar Teguh kepada datariau.com, Kamis (28/12/2017) siang.

Dilain pihak salah seorang pemuda tempatan yang enggan disebutkan identitasnya tersebut mengatakan bahwa banyak laporan dan aduan dari masyarakat sekitaran tempat hiburan itu (Scorpion). Bahkan, masyarakat setempat pernah melihat beberapa wanita keluar dari tempat tersebut pada dini hari atau menjelang subuh.

"Saya pribadi mendengar keluhan dari masyarakat sebenarnya miris, apalagi tempat tersebut diduga sebagai tempat hiburan terselubung," sebutnya.

Ditambahkannya lagi, "Karena tempat tersebut ditutupi (berkedok) tempat tongkrongan biasa, padahal kalau dilihat pada malam hari tempat tersebut ramai pengunjung keluar masuk dari dalam gedung yang terdapat dibelakang tongkrongan (menjajahkan minuman jus buah dan makanan lainnya," sambung pemuda tempatan tersebut yang enggan sama sekali memberitahukan identitasnya kepada datariau.com, Kamis (28/12/2017) malam, yang mengetahui persis tempat hiburan itu.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)