Camat Mengaku Tidak Tahu Ada Rumah Warga di Desa Perkebunan Sei Parit yang Kebanjiran

datariau.com
1.303 view
Camat Mengaku Tidak Tahu Ada Rumah Warga di Desa Perkebunan Sei Parit yang Kebanjiran
Heri
Kondisi rumah warga yang terendam banjir.

RENGAT, datariau.com - Dikabarkan bahwa lebih kurang 40 rumah warga di Dusun 3 dan 4 Desa Perkebunan Sei Parit Kecamatan Sei Lala pada hari Selasa (16/5/2017) kemarin terendam banjir.

Banjir ini disebabkan air Sungai Indragiri yang meluap dan ditambah dengan curah hujan yang cukup tinggi. Terendamnya puluhan rumah warga tersebut ternyata camat belum mendapatkan laporan dari pihak desa.

"Sampai siang ini, saya selaku camat di Kecamatan Sei Lala belum mengetahui kalau ada rumah warga di Desa Perkebunan Sei Parit yang terendam banjir pada hari Selasa kemarin. Karena sampai siang ini belum ada masuk laporan kepada saya, mau itu laporan dari Kepala Desa, Sekdes maupun perangkat atau korban banjir dari Desa Perkebunan Sei Parit," kata Camat Sei Lala Yus Amrina saat dikonfirmasi datariau.com melalui selulernya, Rabu (17/5/2017).

Mengenai bantuan, camat juga mengatakan tidak bisa dilakukan karena data warga yang terpapar banjir tidak ada.

"Bagaimana kita bisa usulkan bantun ke Badan Penanggulangan Daerah, sementara kita tidak tahu berapa banyak masyarakat disana yang menjadi korban banjir, selain itu kita juga belum mengtahui apakah lokasi banjir itu menjadi lokasi langganan banjir atau hanya banjir dadakkan," terang Camat.

"Karena sejak air Sungai Indragiri naik untuk yang keduakalinya, desa yang ada di Kecamatan Sei Lala yang menjadi langganan banjir belum ada kepala desa atau Sekdes melaporkan kebanjiran," tutup Camat.

Sementara itu, Amo 1 PTP 5 Nusantara H Mamud saat dikonfirmasi ulang mengatakan, bahwa pihaknya telah turunkan tim untuk meninjau parit yang tersumbat.

"Insya Allah setelah tim turun, pekerjaan pencucian parit akan segera dikerjakan. Intinya masyarakat daerah sana mendukung dengan rencana pekerjaan cuci parit ini," singkatnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)