Terjadi Lagi Eksploitasi Anak di Pekanbaru, DPRD Duga Sindikat Terorganisir

datariau.com
527 view
Terjadi Lagi Eksploitasi Anak di Pekanbaru, DPRD Duga Sindikat Terorganisir
Screenshoot Instagram @viralpekanbaru

PEKANBARU, datariau.com - Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Tekad Indra Pradana Abidin ST MEng, menyayangkan aksi eksploitasi anak kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Dalam video yang diunggah akun Instagram viralpekanbaru tampak seorang anak kecil yang diduga disuruh meminta-minta atau mengemis oleh orang tuanya di kawasan simpang pertigaan Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru.

Tekad menduga praktik tersebut bukanlah perbuatan individu semata, melainkan bagian dari jaringan yang terorganisir dan sistematis.

"Yang jelas ini sangat memprihatinkan, apalagi jika anak-anak dipaksa, dikendalikan, atau dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Kami menduga ini bukan perorangan, tapi ada pihak yang mengatur dan mengambil keuntungan. Jangan sampai status Pekanbaru sebagai kota layak anak tercoreng," kata Tekad, Selasa (5/8/2025).


Tekad mendesak, Pemko Pekanbaru melalui Dinas Sosial (Dinsos) serta tim gabungan agar dapat menelusuri video viral tersebut untuk memastikan tidak ada pihak yang mengeksploitasi para pengemis. Termasuk, anak-anak dan lansia demi keuntungan pribadi.

"Harus ditelusuri siapa yang menyuruh siapa yang memanfaatkan, bisa saja mereka ini dari Luar Pekanbaru. Jika ditemukan ada pengemis yang sengaja dipekerjakan itu sudah pidana, kami minta aparat bertindak tegas dan memberi efek jera,? tegasnya.

Politisi PDIP ini menilai aksi eksploitasi anak tersebut bukan hanya merampas hak mereka untuk tumbuh dan belajar, tetapi bisa berujung pada trauma psikologis dan keterjeratan dalam lingkaran kemiskinan.

?Praktik eksploitasi anak ini mengancam masa depan anak. Anak-anak seharusnya sekolah, bermain, dan tumbuh di lingkungan yang sehat. Kalau dibiarkan begini, mereka justru dirusak sejak dini,? pungkas Tekad. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)