Rizky Bagus Oka: PKL Bukan Musuh, Ganti Penggusuran dengan Penertiban Berbasis Solusi

datariau.com
350 view
Rizky Bagus Oka: PKL Bukan Musuh, Ganti Penggusuran dengan Penertiban Berbasis Solusi
Foto: Endi
Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Rizky Bagus Oka.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Rizky Bagus Oka menekankan pentingnya pendekatan yang lebih bijak dan berpihak kepada UMKM dalam penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Pekanbaru.

Menurutnya, penertiban harus dilakukan dengan adil, terencana dan tidak diskriminatif, serta disertai dengan solusi nyata bagi para pelaku usaha kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas berdagang di ruang publik.

“Kita jangan lagi memakai pendekatan ‘razia’. Gantilah dengan pendekatan penertiban yang humanis, terukur, dan berbasis solusi. PKL ini bagian dari ekonomi rakyat, bukan musuh pembangunan,” kata Bagus Oka, Rabu (4/6/2025).

Bagus Oka menyoroti banyaknya lokasi di Pekanbaru yang rawan semrawut karena PKL berjualan di trotoar atau badan jalan. Hal ini jelas mengganggu kenyamanan pengendara dan pejalan kaki, namun ia menegaskan bahwa akar persoalan bukan semata di PKL, melainkan pada minimnya fasilitas yang disiapkan oleh pemerintah.

“Pemerintah harus hadir dengan konsep. Jangan hanya menertibkan, tapi tidak menyediakan tempat. Sudah ada lokasi seperti Sentra UMKM di Bundaran Keris dan Cut Nyak Dien, tinggal dioptimalkan. Pekanbaru City Walk juga bisa dihidupkan kembali,” ujarnya.

Politisi Gerindra ini bahkan menilai rencana Pemko Pekanbaru untuk membangun pusat UMKM di bawah Jembatan Siak IV sebagai langkah yang sangat strategis, sekaligus mendorong agar rencana ini segera direalisasikan.

“Pekanbaru butuh ruang-ruang yang tertib, estetik, dan fungsional untuk UMKM. Kita bisa belajar dari kota-kota lain yang sukses menata PKL tanpa menggusur, tapi dengan merangkul dan memberdayakan,” ucap Bagus Oka yang juga Ketua Badan Riau Creative Network.

Ia juga mengajak Pemko Pekanbaru untuk melibatkan pelaku UMKM dan organisasi terkait seperti Kadin dan komunitas PKL dalam penyusunan kebijakan zonasi dan penataan.

“Jangan hanya memberi perintah dari atas. Libatkan mereka dalam proses. Bina, dampingi, edukasi. Ini soal keberpihakan kita kepada ekonomi rakyat,” pintanya.

Rizky Bagus Oka yang merupakan Ketua Kadin Kota Pekanbaru menyampaikan bahwa penertiban yang adil bukan hanya menata kota, tetapi juga memuliakan martabat warga yang mencari nafkah.

“Menata bukan menggusur. Merangkul bukan mengusir. Penertiban harus berpihak pada rakyat kecil, tapi tetap menjaga ketertiban kota. Itulah semangat untuk baguskan Pekanbaru,” tutupnya. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)