KISARAN, datariau.com - Seorang pemuda bertato yang dikenal sebagai preman kampung, Rn (32), Warga Jalan Merpati Kelurahan Gambir Baru, Kisaran babak belur menjadi bulan-bulanan warga, Rabu lalu.
Peristiwa itu bermula ketika Rn pemuda berstatus pengangguran ini bermain di Kampung Tengah Jalan Pramuka. Dalam perjalanan ia bertemu dengan seorang wanita yang memang sudah dikenalnya.
Rn pun sempat mengoda wanita tersebut. Namun, wanita tersebut tidak menggubris godaan maut Rn, sehingga Rn si preman bertato ini emosi serta kumat melontarkan kata-kata kasar. "Dulu ibu kau pernah bersetubuh dengan aku. Jadi kau itu tidak ada apa-apanya," bentak Rn.
Tidak terima dengan ucapan yang dilontarkan Rn, lalu wanita yang digodanya itu langsung melaporkan kepada pihak keluarga. Akhirnya, pihak keluarga pun tidak terima dan langsung mencari Rn yang saat itu lagi bertamu di rumah seorang di Kampung Baru Tengah. Setelah bertemu, Rn pun langsung dihajar bertubi-tubi hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Manan Simatupang, Kisaran untuk mendapatkan perawatan.
Anggota Polres Asahan Sirait saat dimintai tanggapannya Kamis kemarin membenarkan terjadinya pengeniayaan terhadap Rn yang diduga mantan residivis oleh pihak keluarga yang tidak terima dengan perkataan kotornya. "Betul, gara-gara pihak keluarga yang melakukan penganiayaan itu merasa terhina dengan perkataannya," ujar Polres.
Sampai saat ini tambahnya, korban pengeniayaan Rn belum membuat laporan polisi terkait pengeniayaan yang menimpanya itu. "Kita belum tahu, dia mau melapor atau tidak. Lagian perkataannya itu juga cukup menyakitkan, gimana pihak keluarga itu tidak emosi," tandasnya.
Adik korban yang dikenal dengan sebutan Kuma mengakui jika Rn itu abang kandungnya dan tidak mempunyai pekerjaan tetap dan mempunyai anak dua orang. Kuma saat ditanyai tentang peristiwa yang dialami abangnya itu tidak mengetahui jelas kejadian itu.
"Karena sudah masuk rumah sakit saya baru mengetahui kalau abang kandung saya itu dipukulin di Jalan Pramuka yang dikenal dengan sebutan Kampung Tengah," ucap Kuma.
Dari pantauan wartawan saat di Rumah Sakit Umum Abdul Manan Simatupang Kisaran, pihak medis memberikan perawatan terhadap Rn. Rn mengalami luka robek pada kepala dan luka lecet di sekujur tubuhnya. Terlihat pula sekujur tubuh korban ini berpasir dan kotor, dduga dipukuli hingga bergeletakan di tanah. (fran)