PEKANBARU, datariau.com - Pelaku pencurian mobil Nisan X-Trail milik karyawan Koran Riau Fara Meriansari (26), ditangkap polisi, Senin (15/12/2014) sore sekira pukul 18 WIB. Pelaku bernama Mario alias Rio (33) warga Jalan Hasanudin Kecamatan Lima Puluh yang merupakan pelayan di Eka Catering.
Pelaku berhasil ditangkap oleh petugas Satreskrim Polresta Pekanbaru di sebuah kosan di Jalan Jenderal Ahmad Yani Gang Beringin No 4 Kelurahan Sago Kecamatan Senapelan. Pelaku ditangkap berikut bersama barang bukti mobil Nissan X Trail warna hitam No Pol BM 1999 TS dan 1 set plat No Pol palsu BM 1240 CK berikut kunci kontak Nissan X-trail tahun 2008 warna hitam.
"Tersangka Mario ditangkap setelah polisi mendapat informasi ada mobil Nissan X-Trail yang mirip dengan mobil korban yang hilang. Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang sering main ke Kosan Buci hingga akhirnya tersangka berhasil diamankan berikut barang buktinya," ujar Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun SIK, Selasa (16/12/2014).
Mobil karyawan Koran Riau ini dilarikan pelaku saat acara ulang tahun media cetak tersebut pada Sabtu 6 Desember 2014 lalu. Awalnya pelaku menemukan kunci kontak mobil korban yang tertinggal di atas meja yang ada di kantor korban. Kemudian timbul niat pelaku untuk melarikan mobil milik korban tersebut.
"Berbekal kunci kontak tinggal tersebut, pelaku kemudian leluasa melancarkan aksinya mencuri mobil korban yang saat itu terparkir di Jalan Soekarno Hatta No 130 tepatnya depan karaoke Inul Vista, bersebelahan dengan kantor korban," ujar Hariwiyawan.
Saat ini, lanjut Kasat, Mario bersama barang bukti mobil Nissan X Trail warna hitam No Pol BM 1999 TS milik korban, telah diamankan di Mapolresta Pekanabru. "Tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan," pungkas Hariwiyawan.
Pelaku pencurian Mario, mengaku melakukan aksi nekadnya karena tergiur ingin memiliki mobil. "Awalnya saya berkeinginan untuk mengembalikan kunci kontak mobil yang saya temukan. Karena tergiur ingin memilikinya, mobil itu lalu saya curi," ungkap Mario menyesali perbuatannya. (rik)