Orangtua Mario: Anak Kami Jangan Dihukum, Pak...

1.149 view
Orangtua Mario: Anak Kami Jangan Dihukum, Pak...
Dua orangtua Mario saat ditemui di kediamannya. (foto: samsul bahri)
BAGANBATU, datariau.com - Orangtua Mario Steven Ambarita (21) Manahan Ambarita (62) dengan Tiar Sitanggang warga Jalan Kapuas Ujung RT04 RW02 Kepenghuluan Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Rohil memohon kepada aparat kepolisian agar anak sulungnya itu tidak dihukum.

"Kami sekeluarga meminta maaf kepada semuanya atas kelakuan anak kami itu, kami mohonlah anak kami jangan dihukum pak," pinta kedua orangtua Mario dengan penuh sesal, disampaikannya melalui media datariau.com, Rabu sore kemarin saat berbincang di kedamannya.

Dijelaskan Manahan Ambarita, bahwa putranya tersebut memiliki cita-cita yang cukup tinggi, namun karena keterbatasan ekonomi keluarganya dengan sangat terpaksa Mario harus mengurungkan niatnya untuk melanjutkan pendidikan.

"Dia itu sangat ingin kuliah, tapi karena kami gak mampu, makanya cuma sampai tamat SMA saja," terangnya.

Dikisahkan juga oleh kedua orangtua Mario, bahwa anaknya memang sangat mengagumi sosok presiden RI Joko Widodo. "Dia itu sangat marah kalau ada yang menjelek-jelekkan Jokowi, mungkin karena kekagumannya itu yang membuat dia nekat ke Jakarta naik di roda pesawat," ungkap mereka.

Tiar Sitanggang menyebutkan bahwa putra sulung dari lima bersaudara ini pada Selasa 31 Maret 2015 pagi, sempat berpamitan kepada kedua orangtuanya untuk pergi merantau ke Kota Pekanbaru.

"Dia ngomong gini, mak aku mau ke Pekanbaru nyari kerja, lalu kujawab mana ada uang Mamak, paling ada pun dua ratus ribu, lalu Mario bilang, itupun jadilah mak untuk ongkos," kenang Tiar Sitanggang sembari menahan tangis.

Kedua orangtua Mario mengaku tidak mengetahui kalau anaknya akan pergi ke Jakarta, apalagi kepergiannya dengan menaiki roda pesawat. "Kami tahunya ya tadi malam dari TV, awalnya saya gak percaya kalau itu Mario, tapi setelah kami lihat beberapa kali, baru kami yakin kalau itu anak kami, saya sangat terkejut gak nyangka dia senekat itu, kalau tahu dia mau ke Jakarta pasti tidak kami bolehkan dia pergi dari rumah saat itu," ujar Tiar tak mampu menahan tangis.

Pasca insiden itu, Mario memang mendadak tenar di berbagai media, baik tv, koran, dan online serta di media sosial. Aksi nekatnya yang masuk ke dalam ruang roda pesawat Garuda Indonesia (GA177) Boing 737-800 dengan cara melompati pagar Bandara Pekanbaru, Selasa (7/4/2015) lalu kini menjadi buah bibir di Rohil dan Riau secara umum. (sul)
Tag:pesawat
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)