Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Menduga Harga Sembako Naik Karena Momen Pemilu, Begini Analisanya..

datariau.com
601 view
Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Menduga Harga Sembako Naik Karena Momen Pemilu, Begini Analisanya..
Foto: Endi
Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Dapot Sinaga.

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Dapot Sinaga SE menduga kenaikan harga bahan pokok disebabkan oleh banyaknya para caleg yang turun membagikan sembako seperti beras, gula dan minyak pada saat Pemilu 2024. Sehingga, ketersediaan stok di pasaran menjadi menipis.

"Soal kenaikan dan kelangkaan beras, minyak, gula ditengah masyarakat ini mungkin masalah musim pencalegan. Jadi semua caleg banyak memberikan sembako seperti beras, minyak, gula sehingga stok barang itu menipis. Yakin saya, masyarakat itu masing-masing dirumahnya ada menyimpan beras, minyak dan lainnya karena banyak caleg yang berikan kemarin," kata Dapot, Kamis (15/2/2024).

Dapot menekankan Disperindag Kota Pekanbaru harus turun ke lapangan untuk mengendalikan harga yang mahal serta menjamin ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar.

"Disperindag harus turun. Jangan sampai menjelang Puasa terus Hari Raya esok stok barang itu tidak ada, maka itu harus Disperindag berkoordinasi dengan daerah lain semacam di Sumbar dan Sumut supaya ketersediaan stok bahan pokok itu ada," tegasnya.

Selain bahan pokok, beberapa komoditi sayur juga ikut merangkak naik di pasaran. Dikatakan Dapot, kenaikan tersebut dikarenakan oleh faktor alam seperti banjir dan terputusnya jalan dari daerah penghasil menjadi salah satu penyebab naiknya harga sayur-sayuran.

"Kalau masalah harga sayur-sayuran itu mahal gara-gara faktor cuaca. Hujan terus sehingga hasil panen banyak yang tidak bagus dan gagal. Contohnya saja di Rumbai, mana ada yang sukses, semuanya gagal. Ditambah lagi banjir, jadi yang mau dipanen itu tak ada," ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta Disperindag Kota Pekanbaru agar terus bersinergi dengan Bulog untuk menjamin stok ketersediaan beras dan bahan pokok lainnya.

"Disperindag juga harus berkomunikasi dengan Bulog. Berapa jumlah ketersediaan stok beras yang di Pekanbaru, jadi itu harus diperhatikan," tutup Dapot. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)