Komisi I Marah Besar, Sejumlah Kepala OPD Mangkir Diundang Rapat Bahas Izin Tiang dan Kabel

datariau.com
414 view
Komisi I Marah Besar, Sejumlah Kepala OPD Mangkir Diundang Rapat Bahas Izin Tiang dan Kabel
Foto: Endi
Suasana rapat Komisi I DPRD Pekanbaru membahas mengenai perizinan tiang dan kabel optik di Kota Pekanbaru, Senin (21/7/2025).

PEKANBARU, datariau.com - Komisi I DPRD Pekanbaru dibuat kecewa dan geram atas ketidakhadiran Kepala OPD dalam agenda rapat, Senin (21/7/2025) siang. Padahal, pemanggilan 4 OPD dalam hal ini yakni Diskominfo, Dinas PUPR, DPMPTSP, hingga Satpol PP Kota Pekanbaru sangat penting untuk mengambil keputusan dalam menangani persoalan tiang dan kabel fiber optik semrawut di wilayah Kota Pekanbaru.

Ketidakhadiran Kepala OPD tersebut dinilai sebagai bentuk ketidakhormatan terhadap lembaga legislatif. "Ini sebenarnya tugas mereka (Kepala OPD). Kita tidak mau tahu, mau itu ada perombakan itu lain masalah, ini perintah tugas. Kita undang kepala dinasnya, yang dikirim cuma sekretaris dan kepala bidang, jelas ini pelecehan terhadap lembaga DPRD," kata Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru Robin Eduar usai rapat.

Politisi PDIP ini menegaskan, seharusnya Kepala OPD menunjukkan sikap profesional dan menghargai undangan resmi DPRD Pekanbaru. Apalagi, rapat tersebut membahas persoalan penting yang berkaitan langsung dengan keamanan dan estetika kota.

"Kita minta Pak Walikota memberi teguran kepada kadis-kadis ini, kita sudah undang tapi tidak pernah hadir. Yang datang diwakili sekretaris atau enggak kabid-kabid saja, kami mengundang kepala dinas untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan di Pekanbaru. Salah satunya soal tiang dan kabel semrawut ini," pintanya.

Dalam agenda pertemuan selanjutnya, Komisi I DPRD Pekanbaru berharap Kepala OPD bisa hadir memenuhi panggilan sekaligus membawa dokumen lengkap dalam rapat membahas persoalan tiang-tiang kabel fiber optik.

"Kedepan OPD-OPD yang kita panggil itu menyiapkan dokumen dan data-data. Datang tapi tangan kosong buat apa, jadinya seperti main-main saja disini," pungkas Robin. (end)