DPRD Pekanbaru: Masterplan Harus Segera Direalisasikan, Jangan Hanya Dokumen di Atas Kertas Saja

Endi Dwi Setyo
688 view
DPRD Pekanbaru: Masterplan Harus Segera Direalisasikan, Jangan Hanya Dokumen di Atas Kertas Saja
Foto: Endi Dwi Setyo
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST mengkritisi persoalan banjir yang hingga saat ini masih terjadi di Kota Pekanbaru. Ia menegaskan agar masterplan penanganan banjir yang telah dibuat oleh Pemko Pekanbaru untuk dapat segera direalisasi dan disosialisasikan sehingga bukan hanya sekedar tertulis diatas kertas.

"Katanya kita sudah ada masterplan penanganan banjir, tapi kalau cuman masterplan diatas kertas tidak ada turun kelapangan dan sosialisasi kepada masyarakat ya percuma, kita saja tidak tau sudah sampai dimana sosialisasinya, arah buang air kemana," kata Sigit, Kamis (10/2/2022).

Menurut Sigit, Dinas PUPR Pekanbaru harus melakukan komunikasi dengan pihak kecamatan hingga kelurahan guna mengetahui langsung kondisi dilapangan yang kerap terjadi banjir.

"Jangan hanya menghitung titik-titik banjirnya saja yang makin hari makin bertambah tapi pembangunannya tidak ada. Kita maunya mulai saat ini star membangun untuk masalah banjir. Kita juga minta libatkan dan sampaikan ke lurah terkait masterplan banjir ini, benar tidak masterplan yang mereka buat dengan kondisi dilapangan,"

Ia juga mendesak Dinas PUPR Kota Pekanbaru agar segera merealisasikan masterplan penanganan banjir tersebut. Pasalnya, hingga saat ini masyarakat bahkan pihaknya di Komisi IV tidak mengetahui pasti sosialisasi masterplan penanganan banjir sudah sampai sejauh mana.

"Jangan diatas kertas dengan yang dilapangan beda. Karena yang tahu dearah ya kelurahan dimana penumpukkan airnya jangan cuma berkoar-koar kita sudah punya masterplan banjir tapi pembangunannya tidak ada ya percuma," tegasnya.

Politisi Demokrat ini berharap agar persoalan banjir di Kota Pekanbaru dapat segera diatasi oleh pemerintah. Selain itu, diperlukan sinergitas banyak pihak termasuk masyarakat setempat untuk saling menjaga kebersihan agar tidak terjadi penumpukan sampah di saluran air.

"Kita minta persoalan banjir ini segera diselesaikan, kepala dinas harus bertanggungjawab mengatasi persoalan banjir ini, salah satunya yang di Jalan Arifin Ahmad, Paus, dan HR Soebrantas. Dinas PUPR juga harus berani mengambil kebijakan, kalau pembangunan ruko disana sampai menutup drainase dan menghambat kerja pasukan kuning ya lakukan pembongkaran," tutupnya. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Endi Dwi Setyo
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)