Wartawan di Pekanbaru Ini Kaget Terima BBM Kepala BPT-PM Minta Uang Rp2 Juta

datariau.com
1.727 view
Wartawan di Pekanbaru Ini Kaget Terima BBM Kepala BPT-PM Minta Uang Rp2 Juta
Illustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Salah seorang warga Kota Pekanbaru yang berprofesi sebagai wartawan, Rina mengaku kaget mendapat pesan dari Kepala Badan Pelayanan Terpadu dan Penaman Modal (BPT-PM) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil melalui Blackberry Messanger (BBM).

Sebab, Kepala BPT-PM tersebut yang selama ini ia kenal hanya sebagai mitra kerja tiba-tiba meminta dikirimi uang Rp2 juta ke rekening yang bukan atas namanya. Sontak, Rina pun kebingungan dan mencari tahu apa benar yang meminta uang ini Kepala BPT-PM M Jamil.

"Sejak Sabtu (29/10/2016) malam saya dimintai tolong oleh pelaku untuk trasfer uang kepada temannya. Namun permintaan tersebut tidak saya tanggapi. Karena aneh, selama ini beliau mana pernah minta uang sama saya," ujar Rina kepada datriau.com, Ahad (30/10/2016).

Saat persoalan ini dikonfirmasi kepada M Jamil melalui selulernya langsung terkejut dan menegaskan bahwa tidak pernah meminta sejumlah uang kepada siapapun melalui BBM.

"Itu tidak benar. Saya tidak ada meminta uang kepada siapapun lewat akun BBM milik saya. Saya juga keget saat buka BBM saya, ternyata semua kontaknya tidak ada lagi," jelasnya.

Jamil berpesan kepada siapapun yang memiliki kontak sebelumnya, agar tidak percaya dengan mengikuti permintaan pelaku. "Yang jelas saya tidak pernah meminta sejumlah uang melalui BBM. Saat ini BBM saya tidak bisa diakses. Itu penipuan, silahkan lapor kepada pihak berwajib," ungkapnya.

Menurut Jamil, sejumlah rekannya juga sudah tertipu. Sejauh ini sudah ada dua rekannya yang menjadi korban. Dimana kedua rekan tersebut telah mengirimkan uang ke nomor rekening pelaku dengan jumlah bervariasi, mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp5 juta.

"Itu kawan saya yang di Aceh sama yang di Pekanbaru kemarin nelepon, katanya udah transfer uangnya ke rekening yang di-BBM-kan oleh pelaku. Saya terkejut, ini murni penipuan," kata dia.

Merasa nama baiknya sudah dicemarkan, Jamil mengaku akan segera membuat laporan resmi ke pihak kepolisian untuk mengungkap siapa pelakunya. Dirinya juga mengimbau kepada korban yang sudah tertipu untuk sama-sama melaporkan ke pihak kepolisian.

"BBM pak Kordias Pasaribu juga kena hacker. Jadi pelakunya sudah mahir sekali ini. Mudah-mudahan ada celah bagi pihak kepolisian untuk mengungkap siapa pelakunya," tutupnya.

Penulis
: Rina
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)