Tahanan di Dumai Riau yang Kabur Belum Tertangkap

datariau.com
1.202 view
Tahanan di Dumai Riau yang Kabur Belum Tertangkap
Illustrasi

DUMAI, datariau.com - Kepolisian Resor Dumai, Riau terus memburu tiga tahanan kasus narkoba yang kabur dari ruang sel pengadilan negeri setempat di saat menunggu jadwal persidangan pada 29 Agustus 2016 lalu.

Kepala Polres Dumai AKBP Donald Happy Ginting di Dumai, Rabu (7/9/2016) menyebutkan, perburuan tahanan kabur ini dilakukan dengan membentuk tim khusus dan terpantau ketiganya sudah ke luar dari wilayah Dumai.

"Kita masih melacak pelarian mereka dan tim dibentuk bersama kejaksaan saat ini terus mencari," kata AKBP Donald Ginting.

Dia  menjelaskan, pelacakan tiga tahanan kabur bernama Ismail, Machel Jackson dan Budi Praja ini sempat terendus berada di Kepulauan Rupat Kabupaten Bengkalis, Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Upaya pencarian tahanan kabur dengan merusak plafon ruang sel anak perempuan PN Dumai ini dilakukan dengan menggunakan berbagai perangkat teknologi informasi.

Disamping itu, hasil olah tempat kejadian perkara menyimpulkan bahwa ruang tahanan di PN Dumai tidak layak dan sangat rawan dibongkar untuk pelarian dan sebelumnya digunakan untuk kamar mandi.

"Ruang tahanan sangat tidak layak dan kita sarankan pihak pengadilan untuk menata lagi dan memperketat penjagaan saat persidangan," sebut Kapolres.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Dumai Andi Wildan Saragih mengimbau tiga tahanan kabur agar menyerahkan diri karena keberadaan sudah terpantau dan hanya menunggu waktu tepat untuk diamankan.

"Pencarian terus dimaksimalkan, dan disarankan lebih baik agar mereka menyerahkan diri supaya mendapat keringanan," kata Kasi Pidum kepada pers.

Dia juga berharap dukungan masyarakat dan semua pihak supaya melaporkan ke pihak berwajib jika mengetahui keberadaan tiga tahanan kabur tersebut.

Tiga tahanan diketahui melarikan diri setelah menjebol terali besi pada plafon ruang tunggu tahanan dan kabur dengan melompati pagar PN Dumai.

Editor
: Ummu SH
Sumber
: Antara
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)