Sedang Gendong Anak, Istri di Kampar Dibacok Suami Hingga Tewas

datariau.com
5.081 view
Sedang Gendong Anak, Istri di Kampar Dibacok Suami Hingga Tewas

TAMBANG, datariau.com - Seorang suami nekat mengakhiri hidup istrinya dengan membacok berulang kali dengan menggunakan parang. Korban sempat dirawat di salah satu Rumah Sakit di Pekanbaru namun akhirnya meninggal dunia pada Selasa (12/9/2017) sekira pukul 14.30WIB.

Pelaku adalah Aji Andalas (49) tahun warga Dusun Padang Soriok Desa Padang Balam Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, sedangkan korban (istrinya) Sumarni (46) tahun.

Peristiwa ini terjadi di rumah korban. Pada saat kejadian tersebut korban dibacok suami saat menggendong anaknya yang masih berusia 2 tahun.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto melalui Kapolsek Tambang AKJ Jambi membenarkan peritiwa ini dan menyatakan pelaku berhasil ditangkap.

"Korban sempat dirawat di RS, namun akhirnya meninggal dunia," jelas Kapolsek.

Dikatakannya, sampai saat ini belum tahu pasti penyebab pelaku membacok istrinya.

"Namun kuat dugaan masih masalah ekonomi," ujar Kapolsek. 

Hingga saat ini pelaku belum bisa diminta keterangan. "Keterangannya masih berubah-ubah apa yang ditanya, kita tunggu stabil dulu lah pelaku ini," ucapnya.

Sementara dari keterangan saksi-saksi, kejadian ini bermula disaat Samsiar (48) tahun kakak kandung korban saat itu berada di rumahnya, lalu ia mendapat informasi bahwa korban terdengar oleh tetangga bertengkar dengan suaminya.

Kemudian Samsiar mendatangi rumah korban, sesampainya di rumah korban Samsiar melihat bahwa korban telah diangkat ke mobil ambulan dalam keadaan luka di leher.

Lalu dibawa ke RSUD Pekanbaru. Namun, pada Rabu (13/9/2017) sekira lukul 08.30 WIB akhirnya korban menghembuskan nafas terakhir.

Sementara barang bukti sebuah Ver dari RSUD Pekanbaru dengan hasil terdapat luka akibat benda tajam di kepala, perut, jari dan leher. Dan 1 buah parang dengan ukuran 40 cm.

Editor
: Riki
Sumber
: Riauterkini.com
Tag:KDRT
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)