Pemeriksaan Terhadap Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Batal Dilakukan

datariau.com
1.027 view
Pemeriksaan Terhadap Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Batal Dilakukan
Illustrasi

RENGAT, datariau.com - Sesuai jadwal, Senin (29/8/2016) Penyidik Reskrim Polsek Pasir Penyu akan melakukan pemeriksaan terhadap dua orang yang diduga pelaku penganiayaan terhadap Meri warga Desa Pasir Batu Mandi Kecamatan Sei Lala.

Namun, pemeriksaan terhadap dua orang tersebut batal dilakukan penyidik karena kedua orang yang diduga pelaku penganiayaan bersama Siar tidak datang memenuhi panggilan polisi.

Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk didampingi Kapolsek Pasir Penyu Kompol Achmad Prihatin melalui penyidik Reskrim Polsek Pasir Penyu Brigadir Thomas Arizona SSos di ruangkerjanya mengatakan, untuk pemeriksaan kedua orang yang  diduga pelaku penganiayaan korban atas nama Meri batal dilakukan karena kedua pelaku atas nama Siel dan Emi tidak datang memenuhi panggilan penyidik.

"Sampai pukul 18.00 Wib kita belum tahu apa alasan kedua orang yang diduga pelaku tidak datang. Dan mertua Siar atas nama M Jalil dihubungi melalui selulernya tidak ada memberikan jawaban, jadi kami tidak tahu apa alasannya mereka tidak datang, kita jadwalkan pemanggilan ulang pada hari Rabu (31/8)," singkatnya.

Kuasa Hukum Meri, Justin Panjaitan SH mengatakan, tidak memenuhi panggilan polisi dua orang yang diduga pelaku penganiayaan klennya itu, sama dengan sudah melecehkan intitusi penegak hukum, untuk itu pihaknya meminta penegak hukum untuk segera menahan siapa saja yang terlibat dalam penganiayaan terhadap klennya tersebut.

"Dari keterangan klen saya dan juga keluarganya bawa pelaku penganiayaan terhadap klen saya tidak hanya 4 orang namun ada 6 orang," kata Justin.

Terpisah, mertua Siar, M Jalil bersama kakak sepupunya Armisen mengatakan bahwa mereka saat ini sedang berusaha melakukan mediasi perdamaian kepada pihak keluarga korban.

"Muda-mudahan dalam satu hari besok sudah ada keputusan. Kita selaku pihak yang bersalah mohon maaf atas kejadian semua ini. Sebetulnya kejadian ini tidak kami inginkan sama sekali. Maka dari itu kami dari pihak pelaku akan segera mohon perdamaian dan minta maaf ke keluarga korban," singkat M Jalin.

Penulis
: Heri
Editor
: Agusri
Tag:Selingkuh
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)