Difasilitasi Anggota DPRD Meranti, 3 Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kaki dan Tangan Palsu

datariau.com
771 view
Difasilitasi Anggota DPRD Meranti, 3 Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Kaki dan Tangan Palsu
Foto: Syahputra
KEPULAUAN MERANTI, datariau.com - Melalui Program Dinas Pendidikan Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti, Anggota DPRD Meranti Taufiek Abdullah membantu menfasilitasi pengukuran kaki 3 orang penyandang disabilitas atau cacat kaki dan tangan, Senin (3/12/2018) di kantor Dinas Sosial Kabupaten Meranti.

Program Dinsos yang dikelola oleh Seksi Rehabilitas Sosial ini baru tahun 2018 dianggarkan, sebelumnya Taufiek memanfaatkan Program Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Pekanbaru untuk membantu penyandang disabilitas.

"Alhamdulillah, Dinsos Meranti dinggarkan di APBD-P Tahun 2018 untuk penyandang disabilitas yaitu 2 kaki palsu dan 1 tangan palsu," ujar Taufiek.

Tidak seperti biasanya, pengukuran kaki dan tangan palsu dilakukan di Dinas Sosial Meranti dengan mendatangkan pakar ahlinya dari Pekanbaru untuk mengukur langsung.

"Biasanya ke Pekanbaru, karena ini program pemerintah kabupaten maka mereka yang diundang ke sini, kita tinggal fasilitasi mereka penyandang disabilitas ke Selatpanjang, setelah diukur, besok pemasangannyapun kita tak perlu ke Pekanbaru," ungkap Politisi PPP ini.

Hal senada dikatakan Kepala Seksi Rehabilitas Sosial, Muhammadiyah. Ini menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Meranti agar penyandang Disabilitas terbantu.

"Di 2019 dan seterusnya Insya Allah program ini akan berlanjut, selain nama-nama yang dibawa Pak Taufiek ada beberapa orang yang sudah kita data untuk tahun depan," katanya.

Ditambahkannya lagi, bahwa tidak hanya masyarakat yang cacat kaki dan tangan, ada juga bantuan motor roda 3 untuk masyarakat yang tidak ada kaki.  "Kita juga ada program honda roda 3 gratis untuk masyarakat yang tidak punya kaki sama sekali," tutupnya.

Adapun Bantuan Dinas Sosial Kabupaten Meranti Anggaran APBD-P 2018 untuk 3 Penyandang Disabilitas atas nama sebagai berikut:

1. Giarto Panandang (7 Tahun) Dari Desa Kepau Baru - Kaki Palsu
2. Jumain (41 Tahun) Dari Desa Citra Damai - Kaki Palsu
3. Mhd Zaini (43 Tahun) Dari Desa Wonosari - Tangan Palsu.
Penulis
: Syahputra
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)