Bersama Kapolda, Ribuan Umat Islam di Riau Tuntut Kapolri Tangkap Ahok

datariau.com
753 view
Bersama Kapolda, Ribuan Umat Islam di Riau Tuntut Kapolri Tangkap Ahok
Riauterkini.com

PEKANBARU, datariau.com - Usai melaksanakan sholat Jumat, ribuan massa dari umat Islam di Pekanbaru menggelar aksi menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Cahaya Purnama (Ahok) ditangkap diproses secara hukum.

Massa pendemo yang terdiri dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), sejumlah Badan Ekekutif Mahasiswa (BEM) meminta keadilan kepada pemerintah dan penegak hukum untuk menghukum Ahok yang diduga telah melecehkan Al Qur'an.

Kapolda Riau Brigjend Pol Zulkarnain hadir sedari awal saat aksi longmarc pertama digelar yang dimulai dari Mesjid An-Nur, kemudian dilanjutkan ke Jalan Diponegoro, Gajah Mada serta memusatkan aksi di bundaran Tugu Zapin di depan Kantor Gubernur Riau, turut bergabung bersama massa.

Di hadapan Kapolda, umat Islam meminta agar Ahok bukan hanya diproses, tetapi lebih dari itu, ditangkap lalu dipenjarakan. Kapolri menurut pendemo tak boleh memberi 'angin' sedikit pun kepada siapa saja yang berbuat melecehkan agama, sekalipun dia pejabat.

Ada tiga tuntutan yang disampaikan pendemo, yakni mendukung MUI Pusat menegaskan bahwa Ahok telah menistakan Agama. Kemudian mendesak penegak hukum dalam hal ini Kapolri menangkap Ahok serta menyerukan kepada umat Islam bersatu melawan kepemimpinan Ahok yang telah menghina jutaan umat Islam, karena telah melecehkan kitab Al Quran.

Aksi yang dimulai usai Shalat Jumat ini berakhir sebelum pukul 15.00 WIB. Tidak ada aksi anarkis seperti halnya yang dikhawatirkan pemerintah selama ini. Ratusan aparata gabungan TNI, Kepolisian, Satpol PP termasuk Dinas Perhubungan pun praktis hanya melakukan pemantauan saja.

Tidak ada pengamanan ketat, apalagi menurunkan pasukan anti huru hara. Mobil water cannon dan baraccuda juga dibiarkan menggaggur di halaman Kantor Gubernur Riau.

Editor
: Riki
Sumber
: Riauterkini.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)