15 Ton Bawang Merah dan 22 Batang Bibit Bonsai Illegal Dimusnahkan

datariau.com
1.529 view
15 Ton Bawang Merah dan 22 Batang Bibit Bonsai Illegal Dimusnahkan
Syaripuddin
Bawang yang dimusnahkan.

LANGSA, datariau.com - Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Banda Aceh musnahkan 15 ton bawang merah dan 22 batang pohon bonsai seludupan secara bersama dengan cara membakar.

Pemusnahan bersama itu diikuti oleh Pasops Lanal Lhoksemawe, Kejaksaan Negeri Langsa, Ketua Pengadilan Negeri Langsa, Kepala Bea Cukai Langsa dan Kepala Karantina Pertanian Banda Aceh.

Bawang merah dan bibit pohon bonsai illegal tersebut hasil temuan tangkapan TNI AL Lanal Lhokseumawe beberapa waktu lalu dimusnahkan di Pos TNI AL Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Selasa (22/8/2017).

Pemusnahan 15 ton bawang merah dan 22 batang pohon bonsai jenis serut tersebut juga disaksikan jajaran TNI AL Pos Kuala Langsa beserta Keuchik Gampong Kuala Langsa, Rusmaidi Skm.

Di kesempatan itu, Drh Ibrahim yang merupakan Kepala Karantina Pertanian Banda Aceh mengatakan, pemusnahan yang dilakukan hari ini lebih memperhatikan dari aspek teknis, tentunya tidak mengabaikan UU, aturan serta asas manfaat dan mudharatnya terhadap komoditi yang dimusnahkan itu.

"Jika bibit pohon kayu serut ini ditanam tidak tertutup kemungkinan akan membawa benih bibit penyakit yang dapat menyebar pada ribuan hektar tanaman hutan lainnya, sehingga mempengaruhi perekonomian masyarakat Aceh," terangnya.

Begitupun jelas Kepala Karantina Pertanian Banda Aceh ini, pemusnahan yang dilakukan kali ini berupa bibit pohon kayu serut dan bawang merah yang pemasukannya itu telah melanggar UU No. 16 tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan.

Selain itu, bawang merah dan bibit pohon bonsai jenis serut tersebut dimusnahkan karena tidak dilengkapi dengan sertifikat kesehatan PC dari negara asal dan atau negara transit, tidak melalui pintu pemasukan yang telah ditetapkan, serta tidak dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina untuk keperluan tindakan karantina.

Penulis
: Syaripuddin
Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)