Pasien RSIA Safira Mengeluh, Sudah Bayar Mahal Tapi Kuret Tidak Tuntas

datariau.com
6.603 view
Pasien RSIA Safira Mengeluh, Sudah Bayar Mahal Tapi Kuret Tidak Tuntas
Heri
RSIA Safira.

RENGAT, datariau.com - Tepatnya pada tanggal 18 Januari 2017 seorang ibu dari warga Kelurahan Tanah Merah menjalani Kuret di Rsia Safira Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu. Namun, ibu tersebut menyesalkan hasil Kuret yang dijalaninya di Rsia Safira tidak sesuai harapan.

"Saya sangat menyesal sekali Kuret di Rsia Safira, setelah dikuret, ternyata masih ada lagi atau belum bersih. Disaat melakukan pemeriksaan ulang pada tanggal 25 Januari 2017, dinyatakan bahwa di dalam rahim masih ada benda yang tertinggal dari hasil pemeriksaan USG," sebut pasien inisial ST kepada datariau.com, Jumat (3/2/2017).

Saat keluarga pasien bersama pasien kembali lagi berkonsultasi ke dokter di RSIA Safira, menurut keterangan dr Alvilus, bahwa yang tertiggal di dalam rahim ada dua kemungkinan, pertama sisa darah yang membeku dan yang kedua sejenis tumor, lalu diberikan obat, apabila setelah makan obat tersebut tidak ada keluar darah, maka pada hari Kamis depan akan di-USG kembali.

"Kalau nanti ternyata itu darah yang tertinggal akan dilakukan Kuret ulang, tapi kalau itu tumor harus dioprasi," papar pasien menirukan pernyataan dokter.

Karena penasaran dengan pernyataan dokter ini, pasien bersama suaminya pun melakukan pemeriksaan ke Klinik Alvi Pratama. Dari hasil USG di Klinik Alvi Pratama dengan dr Alfian ternyata yang tertinggal di dalam rahim itu adalah gumpalan darah yang tidak bersih saat Kuret.

"Sesuai saran dr Alfian, saya disuruh Kuret kembali. Saya sangat menyesal sekali Kuret di RSIA Safira, sudah bayar mahal, tapi hasil sangat tidak memuaskan. Kita himbau kepada kaum ibu-ibu untuk hati-hati bila Kuret maupun berobat di RSIA Safira, cukup saya saja yang mengalaminya harus menjalai Kuret sampai dua kali," keluhnya.

Ditambahkannya, yang paling membuat kecewa, dimana saat selesai kuret dahulu, suami pasien sempat mempertanyakan kepada dokter apa tidak dilakukan USG lagi untuk memastikan hasil kuret sudah bersih, namun saat itu dokter menegaskan kuret sudah bersih dan aman.

Terkait hal ini, pihak RSIA Safira belum ada yang dapat dikonfirmasi. Saat didatangi di RSIA Safira siang tadi, Direktur RSIA Safira Kecamatan Pasir Penyu tidak berada di tempat.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Pasien
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)