PDP Meninggal Hasil Rapid Test RSUD Siak Diduga Suspect, Tracking Warga Karantina Mandiri

Datariau.com
1.440 view
PDP Meninggal Hasil Rapid Test RSUD Siak Diduga Suspect, Tracking Warga Karantina Mandiri
[12/4 16:50] Data Siak: PDP Siak meninggal diduga suspect (positif corona) hasil rapid test RSUD Tengku Rafi'an Siak dijemput kembali dari rumah duka. [12/4 17:27] Data Siak: Baznas Kabupaten Siak salurkan bantuan limbako kepada warga dampak Covid-1

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi gelar press release terkait Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal pada Sabtu (11/4/2020) sekira pukul 19.30 WIB. Salah seorang warga Kampung Rempak, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau meninggal positif corona.


Disampaikan Bupati Siak Drs H Alfedri MSi dalam press release bahwa pasien inisial SN (63) tersebut diduga suspect berdasarkan hasil rapid test yang dilakukan pihak RSUD Tengku Rafi'an. Namun hasil rapid test ini belum dapat dijadikan pedoman bahwa PDP adalah positif covid-19. 


"Kita masih perlu menunggu hasil swap test (PCR) yang telah dikirim ke Jakarta untuk diperiksa," jelas Bupati Siak, Ahad (12/4/2020) pagi.


Dalam kesempatan itu Bupati Siak Drs H Alfedri juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu panik. Pemerintah Kabupaten Siak melalui Gugus Tugas telah melakukan langkah langkah penanganan secara komprehensif sesuai protap penangangan  covid-19.


"Setelah saya mendapat laporan dari directur RSUD pak Benny yang menyampaikan kepada kami bahwa SN ini telah diambil sample darahnya dan dari hasil rapid test hasilnya positif," ujarnya.


Sebelumnya kami, kata Alfedri yang mendapatkan informasi bahwasanya SN ini sebelumnya melalui laporan dari Kadis Kesehatan salah satu keluarga atau istri Almarhum ini baru dari Sumatera Barat pada bulan Maret lalu.


"Saya juga telah meminta kepada Kadis Kesehatan untuk dilakukan rapid test terhadap seluruh keluarganya dan untuk dilakukan karantina mandiri. Kemudian untuk pengurusan jenazah ini kita lakukan sesuai protap pemakaman," imbuhnya.


Sehingga jenazah yang telah dibawa ke rumah duka dengan informasi yang lengkap karena sebelumnya telah diambil sample darahnya dan positif, makanya jenazah almarhum ini dijemput kembali di rumahnya untuk melakukan penyelenggaraan pemakaman ini di TPU Suak Santai tentunya mengambil lokasi paling ujung hingga selesai pada dini hari tadi.


"Dengan kita upayakan dengan baik hingga pukul 01.00 WIB malam tadi sampai selesai semua prosesi pemakaman jenazah ini. Tentunya bagi warga yang melayat dan keluarga, pagi ini kita samakan langkah melakukan tracking terhadap tetangga yang melayat kita lakukan breefing," jelasnya.


Tentunya dengan breefing ini nanti untuk dilakukan tracking sehingga dapat dilaksanakan dengan sebaik baiknya. Selanjutnya pagu ini meminta data datanya baik pemerintah setempat hingga Ketua RT-nya siapa siapa saja yang datang melayat ke rumah duka.


"Pagi ini Ahad (12/4/2020) baik kecamatan, RT, TNI, Polri bersama pihak kesehatan melakukan tracking agar warga melakukan karantina (isolasi) mandiri bagi yang melayat ke rumah duka (almarhum) SN ini," pungkasnya.(Eman)

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Tag:Corona
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)