DATARIAU.COM - Banyak masyarakat sekarang menyepelekan hal ini dan juga secara tidak sadar sudah terbiasa minum sambil berdiri. Oleh karena itu, hal ini sudah sangat lumrah. Mereka tidak sadar bahwa kebiasaan minum sambil berdiri bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Dalam agama islam sendiri, minum sambil berdiri memang dilarang karena beberapa alasan. Salah satu alasan tersebut adalah masalah kesopanan. Didalam dunia medis juga dilarang. Menurut dr.Nadia Octavia bahwa minum sambil duduk lebih baik daripada sambil berdiri.
Diluar sana mereka melakukan kebiasaan tersebut dikarenakan tidak tahu dan juga dipicu rasa haus, sehingga mereka tanpa pikir panjang langsung meminum air sambil berdiri. Padahal kebiasaan tersebut memiliki resiko yang tinggi.
Menurut Dr. Abdurrazaq Al-Kailani, minum sambil duduk lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan karena apa yang diminum oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut.
Minum sambil berdiri juga memicu masalah di ginjal, karena bisa membuat aliran air dari tubuh ke ginjal dalam tekanan tinggi dan membuat kinerja dan beban pada ginjal semakin berat. Betapa bahayanya jika sudah masalah pada ginjal kita.
Beberapa gangguan pada kesehatan yang di akibatkan dari minum sambil berdiri. Pertama, memicu masalah di paru-paru karena minum sambil berdiri akan membuat air menekan dengan tekanan tinggi ke pipa makanan yang akan bermasalah di paru-paru.
Kedua, memicu nyeri sendi karena ketidakseimbangan cairan dalam tubuh dan memicu penumpukan cairan dalam tubuh terutama di area sendi yang bisa menyebabkan masalah dengan nyeri sendi.
Ketiga, memicu perut kembung karena air yang masuk kedalam perut dengan cepat dan tidak melewati usus dengan baik,hal ini yang menyebabkan perut kembung tiba-tiba. Dari masalah ini kita harus mewaspadai kebiasaan yang dianggap remeh tetapi menimbulkan masalah yang besar.
Jangan sepelekan sesuatu yang dianggap sudah lumrah tetapi memiliki tingkat resiko penyakit yang tinggi. Hanya gara-gara sesuatu yang seharusnya mudah untuk dilakukan, kita terus-menerus mengabaikan perintah untuk tidak minum sambil berdiri.
Begitu membudayanya sifat tak mau tahu yang mengakibatkan sesuatu yang fatal, bertele-tele untuk tidak menghiraukan kebiasaan bagi kebanyakan orang dengan minum sambil berdiri.
Kedengarannya sih sepele, tapi itu merupakan hal yang memiliki banyak manfaat untuk menghindari beberapa penyakit yang menyerang tubuh, bahkan organ tubuh. Mengatakan untuk jangan minum sambil berdiri itu mudah, yang susah itu melakukannya. Itulah yang dialami kebanyakan masyarakat sekarang.
Dilansir dari laman Times of India, menurut Limu Aryuveda jika minum sambil berdiri akan memberikan tekanan pada dinding perut. Artinya, jika minum sambil berdiri, tubuh secara otomatis akan menolak semua nutrisi dari penyerapan.
Bahkan didalam islam, Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam bersabda : " Janganlah di antara kalian minum sambil berdiri. Barang siapa yang melupakan hal itu, hendaklah ia memuntahkannya." (HR.Muslim no. 2026).
Begitu banyak perintah untuk larangan minum sambil berdiri. Tetapi, sekarang ini masyarakat menanggapi hal tersebut seperti bodo amat lah. Mereka tidak tahu bahwa hal ini sangat penting demi menjaga kesehatan bersama. Sekarang semuanya tergantung kepada individu nya, setuju dengan hal tersebut atau bersikap bodo amat.
Sekarang ini kesadaran manusia yang sangat minim sekali terutama pada kelompok remaja. Remaja sekarang ini lebih mementingkan hal yang instant dan cepat. Bahkan, di Perguruan Tinggi yang berlabel islami kebanyakan juga tidak menghiraukan ajakan untuk tidak minum sambil berdiri.
Banyak himbauan untuk menghilangkan kebiasaan tersebut, tetapi semua dianggap seperti angin lalu. Didengarkan tetapi tidak dilaksanakan. Kejadian seperti ini yang sangat miris sekali. Kesadaran diri sendiri tidak ada untuk melakukan hal sepele ini dan mereka tidak tahu betapa besarnya manfaat yang sudah sering disampaikan tersebut.
Belajarlah untuk menghindari sifat bodo amat terhadap sesuatu yang secara garis besar menunjukkan kepada sesuatu yang baik dan bermanfaat. Sehingga bisa memicu diri untuk menuju ke arah yang lebih baik tersebut.
Tapi lihatlah sekarang, memang sangat susah untuk menghilangkan suatu kebiasaan yang sudah lama dilakukan. Bahkan, diingatkan pun untuk tidak minum sambil berdiri mereka masih saja mencela pernyataan tersebut. Ini semua disampaikan dengan maksud yang baik serta untuk mengurangi angka penderita penyakit yang suka minum sambil berdiri.
Jangankan mereka diluar sana, dilingkungan sekitar kita pun masih banyak ditemui dengan kebiasaan yang bisa dibilang cukup buruk ini. Maka dari itu, sosialisasi mengenai buruknya kebiasaan ini dilakukan untuk seluruhnya (umum). Bukan hanya kalangan remaja saja, baik itu dari anak-anak hingga lansia (lanjut usia).
Jika ada yang terlihat minum sambil berdiri, tidak ada salahnya untuk menegur dan melarangnya. Ini pun salah satu solusi untuk mengurangi kebiasaan yang dianggap sudah buruk. Tak ada salahnya untuk mengingatkan satu sama lain demi kebaikan bersama. (ade)