LIPI Kembangkan Ekstrak Daun Ketepeng Badak dan Benalu Untuk Antivirus Corona

454 view
LIPI Kembangkan Ekstrak Daun Ketepeng Badak dan Benalu Untuk Antivirus Corona
(Dok. LIPI)
Pusat Penelitian Kimia LIPI mencoba mengembangkan ekstrak daun ketepeng badak (Cassia alata) dan benalu (Dendrophthoe sp.) sebagai obat herbal antivirus Corona atau Covid-19.

DATARIAU.COM - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) meneliti manfaat ekstrak daun ketepeng badak (Cassia alata) dan benalu (Dendrophthoe sp.) sebagai antivirus Corona atau Covid-19. Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI Yenny Meliana mengatakan, riset daun ketepeng badak dan benalu itu adalah kerja sama LIPI dengan Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran UI dan Kyoto University Jepang.

"Riset itu sebagai alternatif dalam pengobatan Covid-19," ucap dia kemarin (11/5).

Yenny menuturkan, senyawa-senyawa yang terdapat dalam tanaman ketepeng badak dan benalu dilaporkan mempunyai aktivitas sebagai antivirus. Dia menjelaskan, senyawa yang diprediksi dapat berperan aktif sebagai antivirus adalah kaempferol, aloe-emodin, quercitrin, dan quercetin.

Peneliti bidang farmasi kimia Pusat Penelitian Kimia LIPI Marissa Angelina menjelaskan, pihaknya sudah melakukan sejumlah langkah kepada pasien Covid-19. Tindakan itu terbatas pada upaya preventif dan suportif. Upaya tersebut dirancang untuk mencegah komplikasi dan kerusakan organ lebih lanjut.

"Beberapa studi pendahuluan telah menguji kombinasi agen potensial," tuturnya. Misalnya, protease inhibitor lopinavir/ritonavir yang umumnya digunakan untuk mengobati HIV. Zat tersebut digunakan untuk pengobatan pasien yang terinfeksi Covid-19. Selain itu, Marissa mendapatkan laporan adanya penggunaan obat malaria klorokuin dan emodin untuk pasien Covid-19.

Menurut Marissa, tanaman dengan kandungan komponen utama flavonoid dan flavonoid glikosida yang banyak dilaporkan menjadi zat aktif sebagai antivirus. Dia menjelaskan, pengembangan bahan baku obat dan obat herbal terstandar merupakan upaya penting untuk mendukung kemandirian obat dalam negeri.(*)

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: Jawapos.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)