BLUD Puskesmas Kerumutan dan Forkompincam Adakan Rapat Koordinasi Komitmen Pelaksanaan Protokol Kesehatan

Ruslan
344 view
 BLUD Puskesmas Kerumutan dan Forkompincam Adakan Rapat Koordinasi Komitmen Pelaksanaan Protokol Kesehatan
Foto: Yuspardi
Rapat Koordinasi Komitmen Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Wilayah Kecamatan Kerumutan.

Kerumutan, datariau.com - Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas Kerumutan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Kerumutan (Forkompincam) melaksanakan rapat koordinasi tentang komitmen pelaksanaan protokol kesehatan di tempat-tempat umum di wilayah kecamatan Kerumutan. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Puskesmas Kerumutan pada Rabu (16/09/2020).

Hadir dalam acara ini anggota komisi III DPRD Kabupaten Pelalawan Suwandi ST, Camat Kerumutan Husnizal SE MSi, Sekretaris Kecamatan Kerumutan Widodo SP, Kepala Puskesmas Kerumutan Harno SKM, Babinsa Kopda Roni Pasla dan Serda Indra Gunawan, Polsek Kerumutan diwakili Kanit Binmas Aipda Abel Tarigan, Kepala KUA Irsal Ahmadi SAg, Korwil Pendidikan Ali Amran SPd, KNPI Kerumutan, lurah, Kepala Desa se- Kecamatan Kerumutan.

Kepala Puskesmas Kerumutan Harno, SKM dalam sambutannya mengatakan, "Setelah diamati masyarakat banyak yang takut dengan Covid-19, akan tetapi perilakunya seakan tidak takut. Untuk itu kita harus melaksanakan komitmen bersama untuk mengatasi masalah ini terutama di tempat-tempat umum, pasar dan rumah ibadah. Yang sangat berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19 adalah pasar, karena para pedagangnya banyak dari luar kecamatan dan tidak mematuhi protokol kesehatan," ungkapnya.

Selanjutnya Camat Kerumutan Husnuzal SE MSi dalam sambutannya mengatakan, "Semakin melonjaknya jumlah pasien yang terpapar Covid-19 di kabupaten Pelalawan menjadikan kabupaten Pelalawan zona merah. Di kabupaten Pelalawan hanya ada empat kecamatan yang masih zona hijau salah satunya kecamatan Kerumutan ini, namun kita harus tetap antisipasi. Bagi desa yang memiliki pasar mohon ikuti aturan dan kesepakatan yang akan dibuat agar terhindar dari Covid-19. Untuk rumah ibadah seperti masjid dan gereja wajib jaga jarak dan menggunakan masker. Kita harus melaksanakan komitmen ini dengan disiplin dan tegas demi kebaikan bersama. Mohon dukungan dan mari bersama kita sosialisasikan ini kemasyarakat," ujarnya.

Sementara itu anggota komisi III DPRD kabupaten Pelalawan Suwandi ST dalam arahannya mengatakan bahwa sejak PSBB dicabut dan diubah menjadi new normal, masyarakat merasa bebas dan banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan. Suwandi menyarankan langkah yang paling evektif dalam penanganan dan memutus mata rantai covid-19 di daerah kecamatan Kerumutan adalah kebersamaan, yakni melibatkan semua unsur tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.

Dari hasil rapat koordinasi ini komitmen yang disepakati yakni :

1. Setiap pedagang dan pengunjung pasar wajib memakai masker, jika tidak memakai masker tidak diizinkan memasuki pasar dan pengurus pasar wajib mengediakan air mengalir untuk cuci tangan.

2. Jema'ah masjid atau tempat ibadah wajib jaga jarak dan menggunakan masker.

3. Dalam perayaan pesta, wajib mengikuti protokol kesehatan, dan membatasi jumlah tamu dengan sistem antrian.

4. Sekolah yang akan melaksanakan belajar tatap muka wajib mengikuti protokol kesehatan, jika tidak maka akan ditutup sampai mengikuti protokol kesehatan.

5. Semua masyarakat wajib pakai masker jika keluar rumah.

Komitmen ini akan disosialisasikan bersama oleh petugas dari instansi Forum Komunikasi Pimpinan kecamatan Kerumutan kepada masyarakat untuk dapat ditaati. (Yuspardi)