8 Gejala yang Perlu Diwaspadai Saat Mata Bayi Belekan

dhea
46 view
8 Gejala yang Perlu Diwaspadai Saat Mata Bayi Belekan
Ilustrasi. (Foto: int)

DATARIAU.COM - Mata bayi belekan kerap membuat para orang tua khawatir, terlebih bila bayi sampai kesulitan membuka matanya. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal dan diatasi dengan langkah penanganan sederhana.

Mata bayi belekan dapat dikatakan normal bila muncul pada kondisi tertentu, misalnya saat bayi bangun tidur. Namun, bila kotoran atau belek terus-menerus muncul hingga berbulan-bulan lamanya, hal ini bisa menjadi tanda bayi mengalami gangguan pada matanya.

Berbagai Penyebab Mata Bayi Belekan


Belek atau kotoran pada mata bayi muncul ketika air mata yang seharusnya mengalir ke permukaan mata justru tertahan di sudut mata, sehingga menyebabkan terbentuknya kerak. Namun, Bunda tidak perlu khawatir karena kondisi ini masih tergolong aman dan biasanya hilang dengan sendirinya.

Namun, jika belek terus-menerus terbentuk dalam jangka waktu lama, kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri yang umumnya dialami bayi saat proses persalinan normal.

Risiko terkena infeksi makin meningkat bila jalan lahir dalam tubuh ibu mengalami infeksi, misalnya gonore atau herpes. Pada kondisi ini, mata bayi belekan harus segera ditangani untuk mencegah terjadinya komplikasi, seperti kebutaan.

Penanganan Mata Bayi Belekan


Ketika Bunda melihat Si Kecil mengalami belekan, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membersihkan belek atau kotoran pada matanya, yaitu:

- Cuci tangan hingga bersih sebelum dan sesudah membersihkan belek pada mata Si Kecil

- Siapkan kapas bersih dan basahi dengan air hangat

- Usap mata Si Kecil secara perlahan dari sudut mata bagian dalam ke sudut mata bagian luar. Ganti kapas setiap 1 kali usapan

- Ulangi hingga mata Si Kecil bersih dari belek dan kerak

- Keringkan mata Si Kecil menggunakan handuk berbahan lembut atau kain lap bayi

- Segera cuci handuk atau kain lap tersebut guna menghindari kontaminasi bila mata belekan disebabkan virus atau bakteri.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)