10 Mesin Cuci Darah Melayani Pasien RSUD Tengku Rafi'an Siak

Hermansyah
508 view
10 Mesin Cuci Darah Melayani Pasien RSUD Tengku Rafi'an Siak
RSUD Tengku Rafi'an Siak menyediakan 10 mesin cuci darah atau Hemodialisis (HD) bagi pasien gagal ginjal maupun pengeluaran racun dari darah.

SIAK, datariau.com - RSUD Tengku Rafi'an Siak saat ini sudah menyediakan 10 mesin cuci darah atau hemodialisis (HD) bagi pasien gagal ginjal maupun dalam pengeluaran racun dari darah.

Layanan pada instalasi ini bekerja dalam dua shift sehingga dapat menampung sebanyak 20 pasien dalam sehari. Ini tentunya diperlukan bagi pasien gagal ginjal yang harus cuci darah dua kali seminggu.

Dimana satu kali cuci darah memerlukan waktu selama 4-5 jam tergantung kebutuhan pasien. Sementara untuk mengeluarkan racun dari darah cukup dilakukan tindakan hemodialisa dua kali saja.

Kepala Ruangan Instalasi Hemodialisis RSUD Tengku Rafi'an Siak, Ns Tengku Kamelia menyampaikan, untuk mendapatkan layanan ini bisa melalui rawat jalan, rawat inap dan dari IGD.


Dan begitu juga dengan kriteria pembiayaannya dapat dilakukan dengan BPJS Kesehatan, Jamkesda maupun umum.

"Saat ini yang banyak dari BPJS Kesehatan. Layanan pasien setiap hari penuh, 10 unit mesin, dan 10 tempat tidur," kata Kamelia didampingi perawat mahir, Ismayanti AMK.

Kemudian untuk instalasi ini, dokter penanggungjawab sendiri sudah memiliki sertifikat HD, satu dokter umum, 10 perawat serta petugas lainnya.

Selain itu, sistim Reverse Osmosis (RO) yang mengolah air akan digunakan untuk cuci darah. Melalui mesin RO air disuling menjadi steril dan memenuhi standar untuk digunakan dalam proses hemodialisa, RO ditinjau ulang efektifitasnya dalam tiga bulan sekali.


Ismayanti menambahkan, keunggulannya disini adalah tabung (dializer) sebagai pengganti ginjalnya tidak digunakan berulang kali (reuse). Jadi, setelah dipakai satu pasien langsung diganti dengan yang baru untuk pasien berikutnya.

"Karena kalau reuse dikhawatirkan ada zat-zat yang tak cocok masih ada di dializer sehingga merugikan pasien. Jadi, disini kita baru terus," ungkap dia.

Direktur RSUD Tengku Rafi'an Siak, dr H Benny Chairuddin Sp An MKes MARS melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medis, dr Hartini menambahkan, layanan HD disini disupervisi Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) secara berkala dua kali dalam setahun.

"Supervisi standar pelayanan, Sumber Daya Manusia (SDM), sarana, dan prasarana memastikan bahwa pelayanan hemodialisisnya selalu mengikuti standar yang ditetapkan," sebut dr Hartini.

Layanan ini sejatinya sejak tahun 2013 lalu, namun masih dengan empat unit mesin. Memasuki tahun 2020 sudah memiliki 10 unit mesin dan 10 tempat tidur. Dan direncanakan akan ada penambahan mesin cuci darah sebanyak 5-10 unit.(inf)

Kirim berita, hak jawab, laporan: 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)