ROHIL, datariau.com - Pondok Pesantren (Ponpes) At-Thohiriyah Pimpinan Buya Al Hafiz SAg, terletak di Kepenghuluan Sri Kayangan Kecamatan Tanjung Medan, Rohil, telah melaksanakan acara perpisahan, Rabu (24/5/2023).
Berdasarkan hasil pantauan datariau.com di lokasi acara, tampak hadir menduduki kursi paling depan Pimpinan Ponpes AT-Thohiriyah Buya Al Hafiz SAg bersama Datuk Penghulu Sri Kayangan Iwan Pane menggandeng seluruh perangkat Kepenghuluan, kemudian hadir juga Datin Penghulu Tanjung Medan Surtini AMkes dan Anggota DPRD Rohil Najaruddin Harahap.
Selanjutnya di bangku belakang diisi oleh para tamu undangan yang terdiri dari para wali santri, dewan guru, serta warga terdekat dari lingkungan Ponpes AT-Thohiriyah.
Mengawali kegiatan itu, kata sambutan disampaikan Ketua Panitia Danit Sagala, mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya yang baik sehingga acara Perpisahan Santri ini dapat terlaksana dan berharap acara berjalan lancar sebagaimana diharapkan.
Kemudian berlanjut dengan kata sambutan dari Pimpinan Ponpes AT-Thohiriyah Buya Al Hafiz SAg yang menyampaikan bahwa sudah 18 tahun usia Ponpes AT-Thohiriyah berdiri dan masih tetap eksis, menurutnya semua itu berkat kerja keras yang selama ini dibina dengan baik.
"Baiknya para alumni-alumni AT-Thohiriyah maka baik pula hasilnya dan begitu pula sebaliknya jika buruknya alumni-alumni AT-Thohiriyah maka buruk pulalah yang dirasakan. Alhamdulillah sampai hari ini Ponpes AT-Thohiriyah yang di 18 tahun lalu berdinding papan, beranjak tahun dapat berkembang serta menjadi satu kebanggaan bagi kita masyarakat Tanjung Medan memiliki Ponpes yang memadai," paparnya.
Senada dengan itu, Najaruddin Harahap, selaku Anggota DPRD Rohil yang bergabung di Partai Hanura menyayangkan atas ketidakhadiran Camat Tanjung Medan Bahrul SSos, meski kata panitia sebelumnya juga telah diberikan undangan.
"Adik-adik jika kalian nanti jadi camat kalau ada undangan hal-hal seperti ini hadir ya, jangan tidak hadir, sayangilah masyarakatmu," sentilnya.
"Saya masih teringat betul kala saya menimba ilmu di salah satu Ponpes yang setiap makan selalu dengan sayur sawi, namun itu bukanlah satu penilaian bagi saya akan tapi itulah yang membuat hidup saya bisa seperti ini," lanjut Narjaddin Harahap.
Kemudian, Datuk Penghulu Sri Kayangan Iwan Pane dalam sambutannya mengapresiasi atas keberhasilan para santri-santri lulusan AT-Thohiriyah, yang mana dari salah satu santrinya sudah ada yang berhasil menjadi Polwan, yaitu anak lapangan C. "Mudah-mudahan akan ada lagi untuk berkelanjutanya," bebernya.
Adapun Satri AT-Thohiriyah yang dilepas pada tahun ajaran 2022-2023 terdiri dari Santri RA 11 orang, MI 10 orang, MTS 103 orang, MAN 38 orang dan SMK 40 orang. (adv/ras)