Warga Keluhkan Pembangunan Mal di Simpang Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru

datariau.com
1.563 view
Warga Keluhkan Pembangunan Mal di Simpang Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru
Putra
Warga memperlihatkan foto bukti kerusakan rumah mereka yang diduga diakibatkan pembangunan mal di lokasi tersebut.

PEKANBARU, datariau.com - Sejumlah perwakilan warga yang berada di RW 08 Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai mendatangi Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru untuk menyampaikan aspirasi mereka yang merasa dirugikan akibat pembangunan Mal Living World yang berada di simpang Jalan Tuanku Tambusai atau tepatnya di depan Mal SKA Pekanbaru.

Ketua RW 08, Drs Martoa Amru mengatakan, dirinya dan perwakilan warga datang ke DPRD untuk menyampaikan keluhan akibat pembangunan yang diduga sebagai hotel dan mal tersebut membuat rumah warga mengalami kerusakan yang parah.

"Dampak pembangunan tersebut banyak rumah warga yang mengalami kerusakan mulai dari keretakan, sumur menjadi kering dan berwarna kuning, serta rumah warga menjadi kebanjiran kalau hujan turun walau hanya 10 menit," katanya saat melapor ke DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (8/11/2016).

Martoa Amru juga mengatakan, pihaknya di RW 08 berharap kepada owner perusahaan agar dapat duduk bersama masyarakat untuk mebahas tentang permasalahan ini dan mencari solusi jalan keluarnya secara bersama-sama.

"Hingga detik ini tidak ada tanggapan dan etika baik dari perusahaan, mereka terus saja membangun tanpa memperhatikan dampak negatif bagi masyarakat yang berada di dekat proyek pembangunan tersebut. Padahal kita sudah menyurati pemborong bangunannya," ucapnya.

Martoa Amru berharap dengan kedatangannya dan beberapa perwakilan warga ke DPRD sebagai perwakilan masyarakat dapat segera menyampaikan ke pihak perusahaan agar permasalahan akibat pembangunan ini dapat teratasi dan ada solusi bagi masyarakat.

"Semoga pihak perusahaan dapat bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan akibat pembangunan yang tengah dilakukan saat ini. Pada intinya masyarakat tidak melarang cuma butuh solusi dan tanggung jawab saja," pungkasnya.

Penulis
: Putra
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)